BEKASI.POJOKSATU.ID - Upaya pembegalan terhadap seorang pengemudi ojol di wilayah Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, berhasil digagalkan berkat keberanian melawan pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pantura Rengas Bandung, Kampung Kosambi, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Cikarang Timur, pada dini hari 23 Desember 2025.

Korban berinisial S (35), seorang driver ojek online, saat itu tengah dalam perjalanan dari Labansari menuju RSUD Kabupaten Bekasi.

Baca Juga: KPK Geledah Rumah Pihak Swasta Terkait Kasus Ijon Proyek Bupati Bekasi

Namun, ketika melintas di lokasi kejadian yang kondisi jalannya sepi dan minim penerangan.

Korban tiba-tiba dipepet oleh dua sepeda motor yang masing-masing ditumpangi dua orang. Para pelaku diduga hendak merampas sepeda motor milik korban.

Kapolsek Cikarang Timur, AKP Sugiharto, menjelaskan bahwa situasi di lokasi sangat rawan karena tidak adanya lampu penerangan jalan.

Baca Juga: WFA Jelang Akhir Tahun, ASN Bekasi Tetap Dikejar Target Kinerja

Kondisi tersebut kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan jalanan untuk melancarkan aksinya.

AKP Sugiharto mengatakan, Korban dipepet dua motor berboncengan dan hendak dibegal.

"Alhamdulillah korban selamat dan saat ini sudah dimintai keterangan di Polsek Cikarang Timur,” ujarnya, dikutip dari Instagram @bekasi.kita, 23 Desember 2025.

Baca Juga: Jelang Natal, Warga Padati Toko Pernak-pernik di Jalan Raya Djuanda Bekasi

Dalam kondisi terdesak, korban memilih melawan. Aksi perlawanan tersebut membuat para pelaku panik dan akhirnya melarikan diri tanpa membawa sepeda motor korban.

Meski demikian, korban sempat mengalami luka bacok di bagian kanan tubuhnya. Beruntung, luka tersebut tidak terlalu parah karena terhalang jaket yang dikenakannya.

AKP Sugiharto menyampaikan apresiasi kepada korban atas keberaniannya menghadapi para pelaku.

Menurutnya, tindakan korban yang melawan justru membuat pelaku gagal menjalankan aksinya.

“Saya mengapresiasi korban karena berani melawan begal. Karena korban melawan, pelaku panik dan meninggalkan korban. Meski ada luka bacok, alhamdulillah tidak terlalu parah,” ungkapnya.

Baca Juga: Ratusan Bus Disiapkan! Terminal Induk Bekasi Siap Layani Mudik Nataru 2026

Selain memberikan apresiasi secara langsung, Polsek Cikarang Timur juga memberikan bantuan berupa paket sembako dan sejumlah uang tunai kepada korban.

Bantuan tersebut merupakan bentuk empati dan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang menjadi korban tindak kriminal.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek juga menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan setempat untuk memperbaiki lampu penerangan jalan di lokasi kejadian.

Baca Juga: Puncak Arus Mudik Nataru Diprediksi Hari Ini, Rekayasa Lalu Lintas Disiagakan

Ia menilai minimnya penerangan menjadi salah satu faktor utama maraknya aksi kejahatan jalanan, khususnya pada malam hingga dini hari.

Kapolsek Cikarang Timur juga mengimbau para pengemudi ojek online dan masyarakat umum agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat daerah yang dianggap rawan.

“Kami mengimbau warga dan driver ojol untuk lebih berhati-hati, menghindari jalur sepi jika memungkinkan, dan melapor jika menemukan hal mencurigakan,” tutup Sugiharto.***