BEKASI.POJOKSATU.ID - PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) mencatat lonjakan signifikan volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta.
Melalui Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
Pada H-1 libur Nataru, tepatnya Rabu 24 Desember 2025, arus lalu lintas tercatat meningkat hingga 65 persen dibandingkan kondisi normal.
Baca Juga: Miris! Uang Donasi Korban Banjir Sumatra Dicuri di Masjid Babelan Bekasi
Berdasarkan data operasional PT JJC, jumlah kendaraan yang melintas keluar Jakarta melalui Jalan Layang MBZ pada H-1 mencapai 34.855 kendaraan.
Angka tersebut meningkat sebesar 65,06 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yang biasanya berada di kisaran 21.116 kendaraan per hari.
Tak hanya arus keluar Jakarta, peningkatan juga terjadi pada kendaraan yang mengarah menuju Jakarta.
Baca Juga: Sentilan PDIP Usai OTT KPK, Nasib Bupati Bekasi Jadi Peringatan Keras Elite Daerah
Pada periode yang sama, volume lalu lintas dari arah Cikampek menuju Jakarta melalui Ruas Layang MBZ tercatat sebanyak 29.838 kendaraan.
Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 40,48 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 21.240 kendaraan.
Lonjakan arus kendaraan tidak hanya terjadi pada satu hari menjelang libur.
Baca Juga: KDMP Tamanrahayu Fokus Bidang Sembako, Targetkan Penambahan Anggota
Sejak H-7 hingga H-1 libur Nataru 2025/2026, PT JJC mencatat sebanyak 209.684 kendaraan telah meninggalkan Jakarta melalui Jalan Layang MBZ.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 32,33 persen dibandingkan lalu lintas normal pada periode yang sama, yakni sebanyak 158.454 kendaraan.
Sementara itu, volume kendaraan yang masuk ke Jakarta melalui Ruas Jalan Layang MBZ sejak H-7 hingga H-1 tercatat mencapai 192.822 kendaraan.
Jumlah tersebut meningkat sebesar 16,32 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang berada di angka 165.775 kendaraan.
PT JJC menilai peningkatan ini dipicu oleh tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan libur panjang Natal dan Tahun Baru.
Baca Juga: Miris! Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tambun Selatan Patungan Aspal Sendiri
Untuk bepergian ke luar kota, baik untuk berlibur maupun pulang ke kampung halaman.
Ruas Jalan Layang MBZ yang terintegrasi dengan Tol Jakarta-Cikampek menjadi salah satu jalur utama pilihan pengguna jalan karena dinilai lebih cepat dan efisien.
Sebagai upaya mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT JJC menyiagakan sarana dan prasarana layanan jalan tol secara optimal.
Baca Juga: Hanya 2 Aset Dilaporkan Hasil Sendiri, KPK Akan Telusuri 29 Tanah Milik Bupati Bekasi
Pengelola memastikan kesiapan petugas, armada layanan, serta sistem pemantauan lalu lintas guna menjaga kelancaran dan kenyamanan pengguna jalan.
PT JJC juga mengimbau pengguna jalan tol untuk selalu mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan prima, mematuhi rambu lalu lintas.
Serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama selama periode libur panjang.***




