BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Kabupeten (Pemkab) Bekasi meminta dukungan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), kepada BNPB untuk menghadapi cuaca di wilayah Kabupeten Bekasi.
"Pemkab Bekasi memohon dukungan OMC mengingat BNPB telah melaksanakan OMC sejak 12 Januari 2026 di wilayah Banten, Tangerang, dan Jawa Barat," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, Selasa 20 Januari 2026.
Dodi menuturkan, rapat koordinasi penanganan banjir juga sudah dilakukan oleh BNPB, BPBD kabupaten Bekasi, serta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi.
Dirinya mengaku, sudah beberapa wilayah yang sudah mulai berangsur surut akibat banjir yang terjadi di wilayah Kabupeten Bekasi.
"Vila Mutiara Wanasari, Wanajaya, dan Cibitung sudah surut pagi ini," jelas dia.
Baca Juga : Tanggul Kali Citarum Jebol di Muara Gembong Bekasi, Ratusan Rumah Terendam 1 Meter Lebih
Dodi menjelaskan, sebanyak 14.855 Kepala Keluarga yang masih terdampak akibat banjir di wilayah Kabupeten Bekasi. Untuk status masih dalam kategori Siaga.
"Kami masih terus mengoptimalisasi fungsi normalisasi sungai. Pemerintah daerah juga berencana merelokasi warga melalui pembangunan rusunawa," ujar dia.
Menghadapi banjir, BPBD Kabupaten Bekasi menyiagakan total 70 unit perahu untuk menunjang mobilisasi lapangan.
Selain itu, pemerintah akan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar di pengungsian dan pendampingan kesehatan.




