Pojokbekasi.com - Bawaslu Kabupaten Bekasi memetakan lokasi terindikasi rawan banjir saat pelaksanaan pemungutan suara Pilkada 2024. Dari hasil pemetaan, sebanyak 109 TPS yang tersebar di 16 kecamatan terindikasi rawan banjir.
TPS terindikasi rawa banjir hasil pemetaan Bawaslu Kabupaten Bekasi yakni, Kecamatan Babelan tujuh titik, Cabangbungin empat titik, Cibarusah satu titik, Cibitung 13 titik, Cikarang Pusat dua titik dan Cikarang Selatan dua titik.
Selanjutnya Kecamatam Cikarang Barat tiga titik, Kedungwaringin lima titik, Muaragembong 14 titik, Setu dua titik, Sukakarya 15 titik. Kemudian Sukatani dua titik, Sukawangi delapan titik, Tambun Selatan 17 titik, Tambun Utara 14 titik dan Tarumajaya 10 titik.
"Total kurang lebih 109 TPS yang kami indikasikan potensi rawan banjir," ucap Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi, Akbar Khadafi, Selasa (19/11/2024).
Untuk di Kecamatan Muaragembong, kata Akbar, akan dilakukan pemetaan kembali. Karena saat ini di wilayah tersebut sedang terjadi banjir rob yang merendam permukiman warga pesisir.
"Saat ini kami sudah lakukan koordinasi dengan pengawas kami di kecamatan (Muaragembong) dan desa untuk memetakan kembali berdasarkan kejadian yang saat ini terjadi," katanya.
Akbar mengatakan, hasil pemetaan wilayah terindikasi rawan banjir sudah disampaikan ke KPU dan BPBD Kabupaten Bekasi, meski sifatnya baru sekadar imbauan.
"Sejauh ini imbauan dahulu sebagai langkah persiapan sekaligus mitigasi pelaksanaan pembuatan TPS oleh para KPPS, kami juga sudah sampaikan ke pemangku kepentingan berkaitan soal TPS rawan banjir dan bencana berdasarkan pemetaan, khususnya kepada BPBD Kabupaten Bekasi," ungkapnya.(*)



