BEKASI.POJOKSATU.id - Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, resmi menandatangani Nota Kesepakatan tentang Sinergi Perencanaan, Pembangunan, dan Pengelolaan Perikanan Budidaya. Kesepakatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung Program Revitalisasi Tambak Pantai Utara (Pantura) Jawa yang digagas oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Penandatanganan yang berlangsung di Kantor KKP Jakarta pada Rabu, 25 Juni 2025, ini juga melibatkan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta perwakilan dari Direktorat Jenderal Perikanan dan sejumlah pemerintah daerah lainnya.

Program revitalisasi ini menargetkan peningkatan kualitas tambak di wilayah Pantura Jawa Barat, mencakup lahan seluas lebih dari 20 ribu hektare. Langkah ini dinilai sebagai bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam memperkuat sektor perikanan budidaya secara nasional.

Baca Juga: Sekda Dedy Dorong Penguatan SDM dan Kelembagaan 187 Koperasi Desa di Kabupaten Bekasi

Bupati Ade menyatakan antusiasme dan komitmen penuh dari Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk menyukseskan program tersebut. Ia menyebut, wilayah pesisir Bekasi memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar dan layak dikembangkan melalui pendekatan yang berkelanjutan dan modern.

“Program ini akan membawa dampak langsung bagi masyarakat pesisir. Kabupaten Bekasi siap mendukung kebijakan nasional dan memperkuat sektor budidaya perikanan di daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ade menekankan bahwa revitalisasi tidak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur tambak, tetapi juga menyasar sistem manajemen budidaya, peningkatan rantai pasok industri perikanan, serta pelatihan dan pemberdayaan para pembudidaya lokal.

Baca Juga: Wabup Asep Surya Ajak HIPMI Bekasi Bersinergi Tekan Pengangguran dan Kemiskinan

Ia optimistis bahwa implementasi program ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan nelayan serta pelaku usaha perikanan kecil.

“Kami ingin masyarakat pesisir di Bekasi merasakan langsung manfaat dari pembangunan sektor kelautan yang berkelanjutan dan inklusif,” tuturnya.

Penandatanganan nota kesepakatan ini mempertegas posisi Kabupaten Bekasi sebagai mitra aktif pemerintah pusat dalam membangun perikanan budidaya yang tangguh, modern, efisien, dan ramah lingkungan.***