BEKASI.POJOKSATU.ID - Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui BPBD Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik dan arus balik Lebaran 2026 agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana di jalur perjalanan.

Imbauan tersebut disampaikan mengingat potensi banjir, longsor, hingga cuaca ekstrem masih dapat terjadi di sejumlah wilayah selama periode mudik.

BPBD meminta para pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik serta mengutamakan keselamatan selama berada di jalan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi jalur yang terdampak banjir atau berpotensi longsor.

Baca Juga: Asep Surya Atmaja: Media Mitra Strategis Pembangunan Kabupaten Bekasi, Perkuat Komunikasi Publik yang Sehat dan Transparan

“Apabila pemudik menemukan kondisi banjir atau longsor di jalur perjalanan, sebaiknya tidak memaksakan diri untuk menerobos. Pengendara disarankan berhenti terlebih dahulu di tempat yang aman atau mencari jalur alternatif guna menghindari risiko yang lebih besar,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Pemkab Bekasi, 12 Maret 2026.

Selain ancaman banjir dan longsor, pemudik juga diingatkan untuk memahami langkah keselamatan apabila menghadapi kondisi darurat seperti angin puting beliung maupun gempa bumi saat berada di perjalanan.

Dodi menjelaskan bahwa dalam kondisi darurat tersebut, pengendara disarankan untuk segera keluar dari kendaraan dan mencari tempat perlindungan yang aman serta menjauhi area yang berpotensi membahayakan.

“Dalam kondisi tersebut, pengendara disarankan segera turun dari kendaraan dan mencari tempat perlindungan yang aman serta menjauhi bangunan tinggi, tiang listrik, dan bentangan kabel listrik yang berpotensi membahayakan,” katanya.

Baca Juga: Satpol PP Bekasi Duga THM Pasar Bintara Bermain 'Kucing-Kucingan' Saat Ramadan

Selain faktor cuaca, BPBD juga mengingatkan pemudik agar selalu mematuhi rambu lalu lintas serta berkendara dengan tertib.

Pengemudi diminta tidak memaksakan diri ketika merasa lelah atau mengantuk selama perjalanan.

Ia menyarankan pemudik untuk memanfaatkan rest area atau posko mudik yang tersedia sebagai tempat beristirahat agar kondisi fisik tetap prima selama perjalanan.

“Pemudik juga perlu menyiapkan perbekalan yang cukup seperti makanan, minuman, serta obat-obatan atau kotak P3K guna mengantisipasi kebutuhan selama perjalanan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam perjalanan mudik,” ujarnya.

Dalam rangka mendukung keselamatan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini, BPBD Kabupaten Bekasi juga menyiapkan Posko Kolaborasi Arus Mudik dan Arus Balik Idul Fitri 1447 Hijriah yang akan beroperasi mulai 15 hingga 28 Maret 2026.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari BMKG, kondisi cuaca selama periode Lebaran diperkirakan relatif kondusif, meskipun potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi di sejumlah wilayah.

BPBD berharap masyarakat dapat terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG agar perjalanan mudik dan arus balik dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan selamat hingga sampai ke tujuan.***