BEKASI.POJOKSATU.ID  - Kunjungan Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, ke kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Cikarang pada Selasa, 25 Februari 2025, mendapat apresiasi tinggi dari pihak BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Cikarang, Muhyiddin Dj, menilai kunjungan wakil bupati tersebut tersebut sebagai bukti nyata komitmen kepala daerah baru dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pekerja.

"Kehadiran Pak Wakil Bupati mengonfirmasi komitmen daerah terhadap pelayanan publik dan perlindungan jaminan sosial. Ini sangat penting, mengingat Kabupaten Bekasi adalah kota industri dengan jumlah pekerja yang besar," ujar Muhyiddin yang sehari-hari akrab disapa Indhy.

Baca Juga: Wakil Bupati Bekasi Kunjungi Kantor BPJS Ketenagakerjaan, Bahas Kesejahteraan Pekerja

Muhyiddin Dj menjelaskan kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program-program pemerintah daerah dengan BPJS Ketenagakerjaan. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah berdiskusi dengan Plh Bupati terkait upaya peningkatan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Bekasi, yang saat ini masih berada di angka 46 persen dari 1,5 juta pekerja.

"Kami akan fokus pada peningkatan cakupan kepesertaan, dimulai dari entitas yang berurusan langsung dengan pemerintah daerah, seperti aparat desa, RT, RW, dan kader-kader lainnya. Kemudian, kami akan bergerak ke sektor-sektor lain, seperti petani, nelayan, dan masyarakat berpenghasilan rendah," jelas dia.

Ia menambahkan bahwa program-program BPJS Ketenagakerjaan sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan Inpres Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Baca Juga: BPJAMSOSTEK Ingatkan Pelaku Jasa Konstruksi Daftarkan Pekerjanya

"Kami sangat mengapresiasi komitmen kepala daerah yang baru. Ini adalah langkah nyata untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat pekerja di Kabupaten Bekasi," tegasnya.

Muhyiddin Dj juga menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti kunjungan ini dengan menggelar pertemuan lanjutan bersama kepala dinas terkait untuk membahas lebih detail program-program yang akan dijalankan.

"Kami akan menyiapkan paparan ekspos untuk didiskusikan lebih lanjut, bagaimana tindak lanjut dari program yang akan kita gagas ini," katanya.

BPJS Ketenagakerjaan berharap, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan, target cakupan kepesertaan sebesar 65-66 persen pada tahun 2025 dapat tercapai.

"Kami akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mengidentifikasi sektor-sektor dengan serapan tenaga kerja terbesar dan mencari solusi untuk meningkatkan perlindungan bagi pekerja informal dan rentan," demikian kata dia.***