BEKASI.POJOKSATU.ID - Pelaksanaan seleksi Calon Paskibraka Kabupaten Bekasi Tahun 2026 tidak hanya berfokus pada pencarian peserta terbaik, tetapi juga menitikberatkan pada sistem pembinaan berkelanjutan bagi seluruh peserta.

Dengan tahapan seleksi yang ketat dan terstruktur, panitia memastikan proses ini menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda, bukan sekadar kompetisi untuk mengisi formasi upacara kemerdekaan.

Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa pada Kesbangpol Kabupaten Bekasi, Rama B. Matandung, menegaskan bahwa seluruh peserta tetap mendapatkan ruang pembinaan, termasuk mereka yang tidak lolos ke tahap akhir.

“Bagi peserta yang belum lolos ke 50 besar, tetap akan kami libatkan dalam berbagai kegiatan kebangsaan, seperti bela negara dan upacara di lingkungan pemerintah daerah. Jadi pembinaan tetap berlanjut,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Pemkab Bekasi, 17 April 2026.

Baca Juga: Tri Adhianto Dorong Anak Muda Bekasi Siap Kerja, Peluang ke Luar Negeri Dibuka Lebar

Menurutnya, pendekatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga semangat nasionalisme dan kedisiplinan generasi muda, sekaligus memastikan tidak ada potensi yang terbuang setelah proses seleksi.

Selain itu, peserta yang belum terpilih juga akan diarahkan untuk tetap aktif melalui kolaborasi kegiatan bersama Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, serta keterlibatan dalam kegiatan di tingkat sekolah maupun kecamatan.

“Ini bagian dari proses pembinaan berjenjang, agar semangat nasionalisme dan kedisiplinan mereka tetap terjaga dan berkembang,” tambahnya.

Sementara itu, bagi peserta yang lolos seleksi akhir, pemerintah daerah telah menyiapkan program pemusatan latihan atau training center yang akan berlangsung sekitar dua pekan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Juga: Polres Metro Bekasi Kota Gelar Patroli Dini Hari, Tekan Kejahatan Jalanan

Rama menjelaskan bahwa tahun ini lokasi pelatihan direncanakan berlangsung di BPTIK, sebagai upaya meningkatkan kualitas pembinaan dibanding tahun sebelumnya.

“Pada awal Agustus, peserta terpilih akan mengikuti pemusatan latihan. Tahun sebelumnya dilaksanakan di BLK dan hotel, namun tahun ini kita rencanakan di BPTIK,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan pelatihan, Kesbangpol juga menggandeng berbagai pihak, termasuk Purna Paskibraka Indonesia, serta pelatih dari TNI dan Polri.

Pola latihan dirancang lebih intensif dengan jadwal pagi dan sore untuk membentuk kesiapan fisik dan mental peserta.

“Kami biasakan peserta latihan pagi dan sore secara penuh, agar mereka terbiasa dengan berbagai kondisi saat pelaksanaan tugas nanti,” terangnya.

Melalui sistem seleksi yang ketat dan pembinaan yang berkelanjutan ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa nasionalisme tinggi, serta siap menjadi representasi daerah di berbagai tingkat.***