BEKASI.POJOKSATU.id - Calon Kepala Desa Cijengkol, A Saepuloh, menyambut gembira perolehan angka dua sebagai nomor resminya dalam ajang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cijengkol, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Pria yang berstatus sebagai petahana ini menilai angka tersebut menyimpan filosofi mendalam yang sejalan dengan cita-citanya memimpin kembali.

"Nomor urut dua buat saya memang di setiap momen pembicaraan di kader atau massa. Kita tidak merubah komitmen awal yaitu lanjutkan dua periode," kata Saepuloh.

Keberadaan nomor urut A. Saepuloh di angka 2 ini seolah menjawab kebiasaan para pendukungnya yang sejak awal sering berfoto memamerkan pose dua jari sebagai lambang dukungan dua periode. Dengan hasil ini, simbol dua jari yang terlanjur viral di media sosial tidak perlu diubah lagi.

Baca Juga: Dari Desa Tertinggal Jadi Desa Mandiri, Petahana A. Saepuloh Siap Maju Lagi di Pilkades Cijengkol

"Nomor urut 2 otomatis kita tidak ubah jari kita, yang kita tayangkan di media sosial atau lainnya," lanjutnya.

Keberhasilan menaikkan status Desa Cijengkol sebanyak dua tingkat hingga meraih predikat desa mandiri dalam satu periode kepemimpinannya kian menambah rasa optimistis Saepuloh. Ia berharap dapat kembali dipercaya warga demi melanjutkan deretan program pembangunan yang belum tuntas.

"Insyaallah kalau Allah berikan milik untuk teman-teman kita semua untuk melanjutkan pemerintahan yang kedua. Semoga kedepan kita bisa meningkatkan kegiatan yang lebih baik untuk Desa Cijengkol," tuturnya menutup pembicaraan.***