BEKASI.POJOKSATU.id - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mendampingi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat melayat korban kecelakaan kereta api yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di sekitar Stasiun Bekasi.
Peristiwa tersebut meninggalkan duka mendalam, salah satunya karena korban bernama Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32 tahun), seorang karyawati KompasTV yang tinggal di Perumahan Griya Asri 2, Desa Sumberjaya, Tambun Selatan.
Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya pengamanan menyeluruh pada seluruh perlintasan kereta api, termasuk jalur tidak resmi, guna mencegah kejadian serupa terulang. Ia menyoroti masih banyaknya akses jalan yang tidak terintegrasi dengan sistem resmi PT KAI.
Baca Juga: RSUD Bekasi Rawat 22 Korban Kecelakaan Kereta, Mayoritas Sudah Jalani Operasi
“Semua perlintasan harus ada pengaman. Kalau tidak, kejadian akan terus terulang,” tegasnya.
Ia juga menyinggung kasus serupa di wilayah Cirebon yang menyebabkan masinis mengalami cacat permanen akibat perlintasan tidak aman. Untuk wilayah padat seperti Bekasi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong pembangunan flyover secara bertahap dengan dukungan pemerintah pusat.***




