BEKASI.POJOKSATU.ID - Pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, mulai mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.
Komisi V DPR RI turun langsung meninjau proyek tersebut yang digadang-gadang menjadi percontohan nasional dalam pengembangan hunian vertikal berbasis kolaborasi.
Kunjungan kerja spesifik ini dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, yang didampingi jajaran pemerintah daerah.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan proyek strategis nasional tersebut berjalan sesuai rencana serta mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Baca Juga: Panen Raya di RPTRA Sunter Jaya, Kolaborasi Pertamina dan Pemprov DKI Hasilkan 500 Kg Pangan Lokal
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menyampaikan bahwa proyek rusun subsidi ini memiliki skala besar dan dirancang menjadi model pembangunan hunian di Indonesia, khususnya di wilayah dengan keterbatasan lahan.
“Dengan skala pengembangan yang besar, kawasan ini diharapkan menjadi model percontohan nasional dalam pembangunan hunian vertikal berbasis kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta,” ujarnya, Rabu 1 April 2026.
Pembangunan rusun subsidi Meikarta sendiri merupakan bagian dari Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah pusat untuk mengatasi backlog perumahan.
Groundbreaking proyek ini telah dilakukan pada 8 Maret 2026 sebagai tanda dimulainya pembangunan.
Baca Juga: Dengar Gemuruh Tengah Malam, Warga Bekasi Syok Tembok Rumah Ambruk Digerus Kali Cikarang
Dalam konteks nasional, proyek ini dinilai strategis karena berada di kawasan industri dengan pertumbuhan penduduk yang tinggi.
Kabupaten Bekasi menjadi salah satu wilayah yang menghadapi tantangan besar dalam penyediaan hunian layak dan terjangkau.
Ridwan Bae menegaskan bahwa DPR RI memiliki peran penting dalam memastikan proyek ini tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memenuhi standar kualitas dan tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan pembangunan berjalan dengan baik, sesuai perencanaan, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan hunian,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya memperhatikan berbagai aspek teknis maupun nonteknis, mulai dari kualitas bangunan, keselamatan, hingga penyelesaian kendala di lapangan agar proyek tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh proyek tersebut melalui kemudahan perizinan, penguatan tata ruang, serta koordinasi lintas sektor.
Baca Juga: Pemkab Bekasi Dorong Rusun Subsidi Meikarta Jadi Solusi Hunian dan Penataan Kota
Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pengembang disebut menjadi kunci keberhasilan proyek ini sebagai model nasional.
“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak pengembang menjadi kunci utama,” tegas Endin.
Dengan pengawasan langsung dari DPR RI serta dukungan lintas sektor, rusun subsidi Meikarta diharapkan tidak hanya menjadi solusi lokal, tetapi juga menjadi contoh pembangunan hunian vertikal yang dapat diterapkan di berbagai daerah di Indonesia.***




