BEKASI.POJOKSATU.id - Puluhan emak-emak di Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, menggelar aksi demonstrasi, Senin, 25 September 2023, pagi.
Aksi mereka tersebut dalam rangka menuntut uang kompensasi bau yang belum dibayarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi hingga saat ini.
Puluhan emak-emak itu menutup akses jalan TPA menggunakan bangku sehingga truk sampah tidak bisa menuju TPA Burangkeng.
Baca Juga: Dani Rencanakan Sampah Organik Tidak Diangkut ke TPAS Burangkeng
Karena hal tersebut puluhan truk sampah terpaksa parkir di area bekas kantor desa hingga menunggu situasi mereda.
Pukul 10.40 WIB, 2 staf Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi datang dan memberi penjelasan kepada massa.
Warga meminta kepastian tentang uang kompensasi bau, karena sudah hampir 10 bulan itu belum mereka terima sama sekali.
"Jangan cuma janji-janji doang," seru emak-emak kepada perwakilan Dinas LH.
Baca Juga: Lahan TPAS Burangkeng Tambah Luas, Pj Bupati Siapkan Solusi Jangka Panjang
Dinas LH menjanjikan uang kompensasi segera turun dalam pekan ini karena SK sudah di Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan.
Mereka juga menjelaskan mengapa pencairan dana kompensasi lambat pada tahun ini. Emak-emak meminta ada surat pernyataan bermeterai kapan uang kompensasi turun.
Akan tetapi perwakilan dinas enggan memenuhi permintaan emak-emak, mereka hanya menjanjikan bahwa uang kompensasi bau TPA Burangkeng segera turun.***




