BEKASI.POJOKSATU.ID - Penyelenggaraan Ramadan Festival 5.0 di Museum Gedung Juang, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, berlangsung meriah dan lancar berkat kolaborasi berbagai pihak.
Kegiatan yang digelar selama dua hari pada Jumat 6 Maret hingga Sabtu 7 Maret 2026 ini melibatkan sejumlah perangkat daerah, instansi layanan publik, hingga dukungan pengamanan dari unsur TNI dan Polri.
Festival yang mengusung tema Bersatu dalam Keberkahan tersebut menjadi ajang kebersamaan masyarakat dalam memeriahkan bulan suci Ramadan melalui berbagai kegiatan religius, budaya, serta pelayanan publik yang dapat dimanfaatkan langsung oleh warga.
Baca Juga: Polri Tanam Jagung Nasional untuk Wujudkan Swasembada Pangan, Target Produksi Bisa Tembus 4 Juta Ton
Asisten Administrasi Umum III Kabupaten Bekasi, Iis Sandra Yanti, yang mewakili Pelaksana Tugas Bupati Bekasi dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa Ramfest tidak hanya menjadi agenda tahunan pemerintah daerah.
Tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan masyarakat melalui berbagai aktivitas yang bermanfaat.
“Ramadan bukan hanya momentum meningkatkan ibadah secara spiritual, tetapi juga momentum untuk memperkuat ukhuwah, mempererat persatuan, dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Iis, di Bekasi, 7 Maret 2026.
Menurutnya, tema Bersatu dalam Keberkahan yang diangkat pada Ramfest tahun ini mencerminkan pentingnya kebersamaan dalam menjalani bulan Ramadan.
Ia menilai keberkahan bulan suci akan semakin terasa ketika masyarakat menjalani berbagai kegiatan dalam semangat persatuan dan kepedulian sosial.
“Tema yang kita usung pada Ramfest tahun ini yaitu Bersatu dalam Keberkahan, yang memiliki arti bahwa keberkahan Ramadan akan terasa lebih kuat ketika kita menjalaninya dalam kebersamaan dan semangat saling peduli,” tuturnya.
Baca Juga: Rekaman CCTV Ungkap Sosok Perempuan Buang Bayi di Bekasi Utara
Kegiatan Ramfest 5.0 sendiri diselenggarakan oleh Dinas Budaya, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bekasi dengan melibatkan berbagai instansi terkait yang turut berkontribusi dalam menyukseskan jalannya acara.
Kepala Disbudpora Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, menjelaskan bahwa selain menghadirkan berbagai kegiatan keagamaan dan budaya, Ramfest juga dilengkapi dengan berbagai pelayanan publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara langsung.
“Di luar kegiatan utama, kita juga melaksanakan pelayanan publik seperti SIM keliling, perpanjangan STNK dari Samsat, pelayanan kependudukan dari Disdukcapil, serta pemeriksaan kesehatan dan donor darah dari PMI,” ujar Iman.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut tidak akan berjalan lancar tanpa dukungan berbagai pihak yang turut terlibat dalam penyelenggaraannya.
Sinergi antara perangkat daerah, instansi layanan publik, serta unsur keamanan menjadi kunci keberhasilan kegiatan Ramfest tahun ini.
Dalam pelaksanaan acara, unsur TNI dan Polri juga turut memberikan dukungan pengamanan untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib dan aman selama dua hari pelaksanaan festival.
Selain itu, keterlibatan berbagai instansi pemerintah dan organisasi masyarakat juga membantu memperkaya rangkaian kegiatan Ramfest, mulai dari bazar Ramadan, festival beduk, festival marawis, hingga pertunjukan seni budaya Islami yang menjadi daya tarik bagi pengunjung.
Iman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sehingga Ramfest dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Baca Juga: Sambut Ramadan dan Idulfitri, Pertamina–Hiswana Migas Banten Siapkan Layanan Energi Optimal
“Alhamdulillah kegiatan ini bisa berlangsung dengan lancar dan baik sampai hari ini. Mudah-mudahan Ramadan Festival ini memberikan makna yang berarti bagi masyarakat Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi lintas instansi ini, pemerintah daerah berharap Ramfest tidak hanya menjadi kegiatan seremonial.
Tetapi juga menjadi ruang kebersamaan masyarakat serta sarana pelayanan publik yang memberikan manfaat nyata selama bulan suci Ramadan.***




