BEKASI.POJOKSATU.id - Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo berencana meluncurkan program Kartu Tanda Pengenal (KTP) Sakti jika terpilih sebagai Presiden.
KTP Sakti tersebut akan digunakan untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah tanpa perlu menggunakan kartu-kartu lain.
Ganjar menjelaskan bahwa KTP Sakti akan membantu dalam pendataan keluarga miskin yang berhak mendapatkan bantuan.
Sebagai contoh, jika seseorang seperti petani bernama Kang Norman masuk dalam kategori miskin, data pada KTP akan memberikan informasi tentang profesi dan kepemilikan tanah, apakah sebagai pemilik atau penggarap.
Baca Juga: Ini Solusi Ganjar Atasi Masalah Petani dan Nelayan di Bekasi
"Ukuran keluarga miskin itu apa, nanti tinggal masuk dalam chip KTP, begitu sudah masuk, maka itu menjadi KTP Sakti. Itulah KTP Sakti yang sekarang kita siapkan dengan data yang benar, distribusi akan benar," tegas Ganjar saat berada di Babelan, Kabupaten Bekasi, Kamis, 14 Desember 2023.
Dengan menggunakan KTP Sakti, Pemerintah akan mampu melakukan pendataan keluarga miskin dan menentukan kelayakan untuk menerima bantuan.
Ganjar menekankan bahwa ukuran keluarga miskin akan terintegrasi dalam chip KTP, dan KTP Sakti akan memudahkan distribusi bantuan dengan data yang akurat.
Baca Juga: TPD Ganjar-Mahfud Kota Bekasi Diresmikan, Siap Menangkan Satu Putaran
Program KTP Sakti yang diusulkan oleh Ganjar-Mahfud bertujuan untuk menyelesaikan berbagai masalah rakyat, terutama terkait kemudahan akses terhadap kebutuhan pokok.
Dengan KTP Sakti ini, masyarakat tidak perlu memiliki banyak kartu untuk mendapatkan bantuan; hanya dengan menunjukkan KTP, mereka dapat mengakses berbagai kepentingan, termasuk pendidikan, kesehatan, sembako, dan lainnya.***




