BEKASI.POJOKASATU.ID - Solidaritas warga dan relawan menjadi kunci dalam proses pencarian seorang ibu rumah tangga berinisial ST (33) yang ditemukan meninggal dunia di danau Perumahan Griya Asri 2, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis 29 Januari 2026 sore.

Sejak korban dilaporkan hilang pada pagi hari, masyarakat setempat bersama berbagai unsur relawan bahu-membahu membantu proses pencarian hingga jasad korban akhirnya ditemukan.

Korban diketahui tidak berada di rumah sejak pukul 07.00 WIB.

Baca Juga: Banjir Bekasi Masih Menggenang, Ini Desa-desa yang Paling Terdampak

Informasi awal datang dari dua remaja yang melihat seorang perempuan mengenakan jilbab merah berada di tengah danau yang terletak persis di depan rumah korban saat hujan turun.

Kesaksian tersebut langsung ditindaklanjuti keluarga dengan melakukan pencarian ke rumah kerabat dan tetangga sekitar.

Seiring waktu berlalu dan korban tak kunjung ditemukan, warga setempat turut bergerak membantu pencarian.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Akui Proyek Tanggul Tersendat, Pembebasan Lahan Jadi Masalah

Pemerintah Desa Sumber Jaya bersama Tim Desa Tangguh Bencana (Destana) kemudian turun langsung ke lokasi sekitar pukul 11.30 WIB untuk melakukan verifikasi lapangan dan menggali keterangan dari saksi maupun keluarga korban.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengatakan pencarian dilakukan secara terpadu dengan melibatkan banyak unsur.

“Korban telah ditemukan sore ini pada kedalaman dua meter dan jarak sekitar empat meter dari lokasi kejadian,” ujar Desiana melalui keterangan tertulisnya, Kamis 29 Januari 2026.

Baca Juga: Tenda Pengungsian dan Dapur Umum Disiapkan, Pemkot Bekasi Pastikan Bantuan Merata Untuk Korban Banjir

Dalam operasi tersebut, puluhan personel gabungan dikerahkan.

Kantor SAR Jakarta melalui Unit Siaga SAR Bekasi membagi tim menjadi dua kelompok utama.

Tim pertama melakukan pendeteksian bawah air menggunakan alat Aqua Eye yang kemudian dilanjutkan dengan penyelaman teknis di titik yang dicurigai.

“Sementara tim kedua melakukan penyisiran permukaan menggunakan perahu karet dengan teknik jangkar,” jelas Desiana.

Tak hanya unsur SAR, pencarian juga melibatkan Polsek Tambun Selatan, Babinsa Sumber Jaya, SAR Brimob Cikarang, BPBD Kabupaten Bekasi, serta berbagai organisasi relawan seperti KORGAD Rescue, Semut Rescue, Lingkaran Peduli, dan relawan lokal.

Warga sekitar pun ikut membantu dengan memberikan informasi, penerangan, serta dukungan logistik selama proses pencarian berlangsung.

Baca Juga: Pompa Bendung Bekasi Meledak Pada Saat Beroperasi

Keterlibatan banyak pihak tersebut mencerminkan kuatnya nilai gotong royong di tengah masyarakat.

Hingga akhirnya, sekitar pukul 16.50 WIB, jasad korban berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi awal dilaporkan hilang.

Usai dievakuasi dari dasar danau, jasad ST langsung dibawa ke rumah duka untuk proses pemulasaran.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing, meninggalkan duka mendalam sekaligus potret solidaritas warga Tambun Selatan.***