BEKASI.POJOKSATU.id - Ibu-ibu di Mustika Grande, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, tak melewatkan kesempatan saat Caleg DPR RI dari NasDem Tuti Yasin datang berkunjung, Sabtu, 9 Desember 2023.

Kehadiran Tuti Yasin pada kesempatan tersebut untuk melakukan sosialisasi kepada warga Mustika Grande, salah satu perumahan dengan penduduk terpadat di Desa Burangkeng.

Di sana Tuti Yasin memperkenalkan diri dan menyampaikan sosialisasi tentang dirinya apabila nanti berhasil duduk di Senayan.

Baca Juga: NasDem Kota Bekasi Dukung Penuh Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar

Mayoritas warga yang merupakan kaum ibu pun mengungkapkan unek-unek kepada Tuti Yasin. Berbagai masalah diutarakan termasuk soal kesempatan kerja.

"Anak saya lulus kemarin, ada calo minta 10 juta, dengan kontrak enam bulan, dijamin bisa lolos PT kalau berani bayar," kata ibu-ibu tersebut.

Mereka juga mengeluhkan terkait aturan batasan usia dalam persyaratan lowongan kerja. Hal itu menyulitkan anak-anak mereka mendapat pekerjaan di PT yang biasanya membatasi usia pendaftar pada kisaran 25 sampai 30 tahun.

Tuti Yasin pun memahami keluh-kesah itu. Dia menyarankan agar masyarakat tidak mudah terkena bujuk rayu oknum-oknum penyalur tenaga kerja yang menjanjikan bisa mendapatkan pekerjaan jika membayarkan sejumlah uang.

Baca Juga: Ketua DPC Nasdem Bekasi Utara Memberikan Bantuan Hukum Secara Gratis Dalam Membantu Masyarakat Bekasi Utara

Soal batas usia dalam lowongan kerja, Tuti juga sepakat hal itu memberatkan masyarakat yang ingin mendapatkan pekerjaan. Padahal menurutnya di luar negeri aturan itu tidak berlaku.

"Kalau kita keluar negeri itu 80 tahun masih bisa kerja, tidak dibatasi dengan usia dan masih bisa produktif," kata perempuan yang juga wakil Ketua HIPMI Kabupaten Bekasi ini.

Hal itu dapat diubah. Tuti meyakini dorongan politik industri bisa merubah aturan itu, ia mengaku sudah berkonsultasi dengan Calon Presiden Nomor Urut 1 Anies Baswedan terkait keluhan batas usia di tengah masyarakat.

"Umur 32 tahun juga masih mampu bekerja. Ke depan saya juga ingin kasih masukan ke teman-teman industri terkait batasan usia ini," demikian kata dia.

Pada kesempatan tersebut, Tuti pun meminta dukungan dari masyarakat untuk Pileg 2024 mendatang.***