BEKASI.POJOKSATU.ID - Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), kesiapan infrastruktur Kabupaten Bekasi kembali menjadi sorotan.

Salah satu titik krusial yang dinilai belum sepenuhnya siap adalah Jalan Inspeksi Kalimalang.

Merupakan jalur utama yang kerap menjadi tumpuan mobilitas warga, terutama saat momentum libur panjang.

Baca Juga: Heboh Buaya Muara Masuk Sawah, 10 Petugas Diterjunkan untuk Evakuasi di Bantargebang

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, R. Yana Suyatna, mengakui masih terdapat sejumlah ruas Jalan Inspeksi Kalimalang yang belum dapat difungsikan dua arah.

Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan, terutama saat lonjakan kendaraan pada malam pergantian tahun.

Yana mengatakan, Masih ada ruas yang belum bisa dua jalur.

Baca Juga: KPK Tangkap Bupati Bekasi, Intip Kompleks Hunian Pribadi yang Dijuluki Kerajaan Kecil

"Sarana pendukung seperti rambu lalu lintas dan lampu penerangan jalan umum juga belum sepenuhnya tersedia,” ujar Yana, dikutip dari Goberkasi, 23 Desember 2025.

Pengakuan tersebut memperlihatkan bahwa persoalan infrastruktur dasar masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah.

Padahal, Jalan Inspeksi Kalimalang merupakan salah satu jalur strategis yang menghubungkan kawasan industri, permukiman padat.

Baca Juga: Naik Cuma 0,62 Persen, UMK Bekasi 2026 Dinilai Tak Menolong Buruh

Hingga akses menuju wilayah perbatasan dengan Kota Bekasi dan Jakarta Timur.

Yana menambahkan, meskipun kewenangan pengaturan lalu lintas kini berada di bawah kepolisian, Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi tetap menurunkan personel.

Untuk membantu pengamanan dan pengaturan lalu lintas di lapangan. Namun, kehadiran petugas dinilai belum cukup menutup kelemahan dari sisi fisik jalan.

“Kami tetap hadir di tengah masyarakat untuk membantu Polri sesuai kebutuhan,” katanya.

Dishub memperkirakan pergerakan masyarakat saat Nataru memang tidak akan setinggi arus mudik Lebaran.

Baca Juga: Antrean Panjang Truk Sampah Menuju TPST Bantargebang, Hindari Jalan Pangkalan V

Meski begitu, potensi kepadatan tetap mengintai, khususnya di jalan-jalan kabupaten, jalur penghubung kawasan wisata.

Serta pusat hiburan yang menjadi tujuan warga saat malam tahun baru.

“Penguatan akan difokuskan di tempat hiburan, kawasan wisata, dan pusat keramaian saat malam pergantian tahun,” ujar Yana, dikutip dari Gobekasi, 23 Desember 2025.

Baca Juga: KPK Sita 49 Dokumen Terkait Proyek Pengadaan Usai Penggeledahan di Bekasi

Masalah lain yang tak kalah krusial adalah minimnya penerangan jalan.

Yana mengungkapkan, masih banyak lampu PJU di sepanjang Jalan Inspeksi Kalimalang yang mati.

Setelah dilakukan pendataan, sebagian besar komponen lampu diketahui hilang akibat pencurian.

Baca Juga: Pengurus Baru BUMDes Tunas Sejahtera Desa Tamanrahayu Dikukuhkan, Garap Sejumlah Usaha

“Kami sudah inventarisasi. Ada komponen yang hilang, ini tentu mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ungkapnya.

Pemkab Bekasi mengklaim telah berkoordinasi untuk melakukan penggantian lampu agar jalan kembali terang saat malam pergantian tahun.

Namun, waktu yang semakin mepet menimbulkan keraguan publik soal efektivitas langkah tersebut.

Di sisi lain, aparat kepolisian juga bersiap menghadapi Nataru 2026.

Kepala Bagian Operasi Polres Metro Bekasi, AKBP Alin Kuncoro, menyebut sebanyak 1.112 personel gabungan akan dikerahkan.

Personel tersebut berasal dari Polri, TNI, Dishub, Disdamkarmat, Satpol PP, organisasi masyarakat, hingga unsur terkait lainnya.

Baca Juga: Kekayaan Fantastis Bupati Bekasi Disorot, 31 Aset Properti Bernilai Puluhan Miliar Jadi Perbincangan

“Pengamanan tidak hanya soal jumlah personel, tetapi juga penguatan koordinasi dan penempatan di titik strategis agar potensi gangguan bisa diantisipasi sejak dini,” kata Alin.

Polisi menegaskan fokus pengamanan tidak hanya pada ibadah Natal, tetapi juga arus lalu lintas, kawasan wisata, permukiman warga.

Serta titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Penegakan hukum akan dilakukan tegas terhadap pihak-pihak yang mengganggu ketertiban umum.

Baca Juga: Buaya Berukuran Tiga Meter Muncul Di Area Persawahan

Meski pengamanan disiapkan, fakta bahwa infrastruktur vital seperti Jalan Inspeksi Kalimalang belum sepenuhnya siap menimbulkan tanda tanya besar.

Apakah Kabupaten Bekasi benar-benar siap menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat saat Nataru, atau justru kembali mengulang persoalan klasik setiap akhir tahun?***