BEKASI.POJOKSATU.id – Arus lalu lintas di Jalan Pantura, Kabupaten Bekasi, mengalami kemacetan parah akibat kebakaran hebat yang melanda lapak penyimpanan kayu palet di Desa Kedungwaringin, Kecamatan Kedungwaringin, Rabu, 15 Juli 2026, sore.
Kepadatan kendaraan terjadi dari kedua arah lantaran lokasi kebakaran berada di tepi jalur utama Pantura. Antrean kendaraan mengular selama proses pemadaman berlangsung.
Komandan Regu Pleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi, Bohir, mengatakan kobaran api menghanguskan lapak penyimpanan kayu palet dan merembet ke permukiman warga.
Namun, jumlah bangunan yang terdampak belum dapat dipastikan karena petugas masih melakukan pendataan.
“Jumlahnya masih proses pendataan,” kata Bohir di lokasi kejadian, Kamis 16 Juli 2026.
Bohir menyebut kemacetan di Jalan Pantura menjadi salah satu kendala utama petugas saat menuju lokasi kebakaran.
Padatnya kendaraan membuat perjalanan armada pemadam terhambat sehingga memengaruhi penanganan awal.
“Kendalanya memang akses jalan macet. Kendaraan pemadam sedikit terhambat ketika menuju lokasi,” ujar dia.
Pada tahap awal, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi mengerahkan empat unit mobil pemadam. Armada kemudian ditambah setelah kobaran api membesar dan merembet ke bangunan di sekitarnya.
Baca Juga : Kebakaran Hebat di Kedungwaringin Bekasi, Rumah, Mobil, dan Lapak Kayu Ludes Terbakar
Tambahan armada didatangkan dari Pos Cikarang Selatan, Pos Pemda Kabupaten Bekasi, serta bantuan dari unsur TNI. Total sekitar delapan unit mobil pemadam diterjunkan untuk menjinakkan api.
“Awalnya empat unit. Kemudian ada penambahan armada dari Cikarang Selatan, Pos Pemda, serta bantuan dari TNI. Totalnya kurang lebih delapan unit,” jelas Bohir.
Banyaknya material kayu palet yang mudah terbakar membuat api cepat membesar. Petugas harus melakukan penyekatan agar kobaran tidak semakin meluas ke kawasan permukiman.
Hingga pukul 20.15 WIB, sejumlah mobil pemadam masih disiagakan di lokasi. Petugas melakukan pendinginan pada sejumlah titik untuk mencegah api kembali menyala.
“Hingga saat ini petugas masih melakukan proses pendinginan di sejumlah titik untuk memastikan api tidak kembali menyala,” tutur Bohir.
Setelah proses pemadaman dan pendinginan berjalan, arus lalu lintas di Jalan Pantura mulai berangsur normal. Namun, pengendara diminta tetap berhati-hati saat melintasi lokasi karena kendaraan pemadam masih berada di sekitar area kebakaran.
Penyebab kebakaran dan total kerugian dalam peristiwa tersebut belum diketahui. Petugas masih mendata jumlah lapak dan rumah warga yang terdampak.***




