BEKASI.POJOKSATU.ID - Kegiatan Jumpa Bakti dan Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Kabupaten Bekasi 2025 resmi dimulai di Buper Karang Kitri, Bojongmangu.
Kegiatan yang melibatkan sekitar 1.300 peserta dari PMR madya dan wira itu dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Setda Kabupaten Bekasi, Hudaya, pada Jumat, 14 November 2025.
Hudaya menjelaskan bahwa Jumbara bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi sarana penting untuk membangun keterampilan kepalangmerahan, memperkuat karakter, serta menanamkan nilai-nilai kemanusiaan bagi generasi muda.
Baca Juga: TP PKK Bekasi Dorong Perempuan Aktif Wujudkan Demokrasi Santun dan Berkeadaban
Ia menyebut momentum ini sebagai kesempatan bagi anggota PMR untuk memperluas pengetahuan, melatih mental kerelawanan, dan membangun jejaring dengan sesama pelajar.
“Anggota PMR adalah calon relawan masa depan. Mereka harus memegang teguh nilai kebersamaan dan melaksanakan Tri Bakti PMR dengan baik,” ujarnya.
Ketua PMI Kabupaten Bekasi, Akhmad Kosasih, menuturkan bahwa rangkaian Jumbara mencakup tiga kluster kegiatan, yakni pelatihan kepalangmerahan dan pertolongan pertama, pelatihan jurnalistik, serta edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.
Kegiatan ini dirancang untuk memberikan ruang praktik sekaligus evaluasi atas kompetensi yang telah dipelajari peserta di sekolah masing-masing.
Baca Juga: Kinerja Ekonomi Unggul, Kabupaten Bekasi Jadi Kontributor Utama PDRB Jawa Barat
Agenda bakti sosial juga disertakan, seperti khitanan massal bagi 50 anak dari enam desa di Bojongmangu dan kegiatan pengecatan sekolah di SDN Karangmulya 02.
Sementara pada sesi rekreasi, peserta mengikuti pentas seni dan wahana air, termasuk pengenalan jenis perahu dan teknik dasar penyelamatan di air.
Wakil Ketua PMI Jawa Barat, Ruhanda, menyampaikan bahwa Jumbara menjadi wadah strategis untuk memperkuat kapasitas relawan muda. Ia menilai pendidikan kerelawanan sejak usia sekolah sangat penting untuk membangun generasi tangguh dan berempati.
“Soliditas pengurus, KSR, dan relawan muda dari PMR adalah kekuatan utama PMI. Melalui Jumbara, kita membentuk karakter remaja agar siap mengabdi dengan hati,” katanya.
Baca Juga: Plang Penanda Cagar Budaya Disiapkan untuk Dorong Wisata Sejarah di Kabupaten Bekasi
Menurut Ruhanda, PMI Kabupaten Bekasi juga aktif dalam berbagai layanan kesehatan setiap minggu, menunjukkan tingginya dedikasi bagi masyarakat. Dengan kegiatan seperti Jumbara, ia berharap nilai kemanusiaan semakin tertanam kuat pada generasi muda.***




