BEKASI.POJOKSATU.id – Cabang olahraga kempo berhasil mempersembahkan medali emas pertama bagi kontingen Kabupaten Bekasi pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XIV Jawa Barat 2025 yang berlangsung di Kota Bandung.

Emas perdana diraih oleh atlet muda berbakat berusia 15 tahun, Nazifa Putri Aurelia, setelah menundukkan wakil Kota Bekasi pada nomor Randori Putri di atas 55 kilogram. Laga final yang digelar di GOR Tri Lomba Juang Pajajaran, Jumat, 19 September 2025, berlangsung ketat hingga akhirnya Nazifa memastikan kemenangan.

“Alhamdulillah hari ini pecah telur, kempo berhasil menyumbang emas pertama. Semoga bisa menular ke cabang olahraga lain,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha.

Ia menambahkan, capaian ini menjadi motivasi tambahan bagi seluruh atlet untuk mencapai target lima besar klasemen akhir Popda Jabar 2025.

Baca Juga: Trans Wibawa Mukti dan Swatantra S01, Inovasi Transportasi Publik Pemkab Bekasi di Momentum Harhubnas

“Popda 2020 kita di peringkat 10, Popda 2023 naik ke posisi delapan. Tahun ini semoga bisa tembus lima besar,” jelasnya.

Ketua Perkemi Kabupaten Bekasi, Ika Puspadewi, juga menyambut positif raihan tersebut. Menurutnya, kemenangan Nazifa adalah bukti nyata keberhasilan pembinaan atlet muda kempo di daerah.

“Peluang menambah medali masih terbuka. Besok ada satu final dan dua semifinal yang diikuti atlet kami. Mohon doa dan dukungan,” tuturnya optimistis.

Selain emas dari Nazifa, cabang kempo Kabupaten Bekasi juga menambah dua medali perak lewat Achmad Zaqy Al Kahfi (Randori Putra -55 kg) serta pasangan Jassline Marie Saferlyn/Faezya Flowerine Nayzakia (Embu Pasangan Putri Kyu III/II).

Baca Juga: Pemkab Bekasi Jadi Tuan Rumah Harhubnas Jabar 2025, Wagub Erwan Apresiasi Inovasi Transportasi Publik

Pada Popda XIV Jabar 2025 yang berlangsung 15–29 September, Kabupaten Bekasi menurunkan 229 atlet dan 57 ofisial di 21 cabang olahraga dengan target 30 medali emas. Sejumlah cabor unggulan seperti renang, atletik, badminton, pencak silat, dan bela diri lain menjadi tumpuan perolehan medali.

Dengan pecahnya emas perdana dari kempo, peluang Kabupaten Bekasi untuk terus merangkak naik dan menembus lima besar klasemen semakin terbuka lebar.