BEKASI.POJOKSATU.id - Panitia Pemilihan Kepala Desa (Panpilkades) Cibening, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, menetapkan nomor urut dua calon kepala desa melalui pengundian yang digelar di Aula Kantor Desa Cibening, Rabu, 9 September 2026.
Hasil pengundian menetapkan Marno Karno Saputra sebagai calon dengan nomor urut 1, sementara Anton Suryana memperoleh nomor urut 2.
Kegiatan tersebut dihadiri Penjabat Kepala Desa Cibening Putre Adi Wibowo, Ketua BPD Cibening Anto Pirdaus, Ketua Panpilkades Angga Irawan, jajaran pemerintah desa, serta para pendukung masing-masing calon.
Baca Juga: Panitia Tetapkan Calon dan Cakades Kertarahayu, Selanjutnya Penetapan DPT
Sebelum proses pengundian dimulai, para tamu dan pendukung disuguhi penampilan tari tradisional sebagai pembuka acara.
Pengundian nomor urut dilaksanakan dalam dua tahapan. Tahap pertama berupa pengambilan nomor antrean berdasarkan urutan pendaftaran calon. Setelah itu, calon yang memperoleh antrean pertama diberi kesempatan lebih dahulu mengambil undian nomor urut.
Usai mendapatkan nomor urut 1, Marno Karno Saputra mengaku bersyukur. Menurutnya, nomor berapa pun bukan persoalan selama mampu meraih kemenangan dalam pemilihan.
"Buat saya nomor berapa pun yang penting menang. Kalau nomor satu itu dimulai dari nomor satu, artinya nomor kemenangan," ujarnya.
Sementara itu, Anton Suryana mengaku nomor urut 2 sesuai dengan harapan para pendukungnya.
"Alhamdulillah, katanya sih sesuai dengan harapan pendukung," katanya.
Ketua Panitia Pilkades Cibening Angga Irawan memastikan seluruh rangkaian pengundian berjalan aman dan lancar. Panitia sebelumnya telah berkoordinasi dengan seluruh pihak untuk mengantisipasi potensi gesekan antarmassa.
Ia menjelaskan, titik kumpul pendukung telah dipisahkan di sisi timur dan barat lokasi acara, sementara jumlah orang yang diperbolehkan masuk ke aula dibatasi sebanyak 27 orang dari masing-masing calon.
"Kita sudah melakukan musyawarah bersama. Semua kegiatan hari ini sudah disepakati semua pihak. Alhamdulillah berjalan lancar. Titik massa sudah kami tentukan di sisi timur dan barat, yang masuk kita batasi hanya 27 orang," ujar Angga.***




