BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum segera melakukan normalisasi Saluran Sekunder (SS) Balong Tua untuk mengembalikan fungsi irigasi yang mengairi sekitar 1.500 hektare lahan pertanian di wilayah utara Kabupaten Bekasi.

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengatakan normalisasi dilakukan karena aliran saluran mengalami penyempitan akibat sedimentasi dan keberadaan bangunan liar di bantaran sungai. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengurangi pasokan air ke area persawahan, terutama saat musim kemarau.

"Normalisasi ini dilakukan untuk memperlancar aliran air sekaligus mengantisipasi kekeringan lahan pertanian. Karena itu saya menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait agar berkolaborasi mendukung pelaksanaannya," ujar Asep, Senin, 29 Juni 2026.

Baca Juga: Polri Gelar Pasar Rakyat Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Bekasi, Sediakan Ribuan Paket Sembako Murah

Menurutnya, saluran irigasi tersebut berada di bawah kewenangan BBWS Citarum dengan pintu air utama berada di BSH, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, yang memperoleh pasokan air dari Bendung Srengseng Hulu BSH.

Dari total panjang saluran sekitar 9,7 kilometer, sepanjang 7,6 kilometer akan dinormalisasi oleh BBWS Citarum. Jalur irigasi tersebut melintasi Kecamatan Sukatani, Tambelang, dan Sukawangi serta menjadi sumber pengairan bagi sawah di Desa Sukawijaya, Sukabakti, hingga Sukabudi yang masuk kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Asep berharap program ini mampu menjamin kebutuhan air irigasi bagi petani sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga.

"Melalui normalisasi ini kebutuhan air bagi 1.500 hektare sawah dapat terpenuhi, terutama di tengah musim kemarau. Kami mengimbau masyarakat untuk mendukung penertiban demi kepentingan bersama," katanya.

Baca Juga: Program Dandan Rumah Pemdes Kertarahayu Sudah Bangun Lima Rumah, Lansia Jadi Prioritas

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas aspirasi para petani yang menginginkan peningkatan layanan irigasi.

Pemkab Bekasi akan terus berkolaborasi dengan BBWS Citarum, Perum Jasa Tirta (PJT) II, serta perangkat daerah terkait agar program berjalan sesuai rencana.***