BEKASI.POJOKSATU.id -  Pemerintah Kabupaten Bekasi mengajak seluruh pemangku kepentingan menjaga kualitas demokrasi desa menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026. Hal tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Pilkades Serentak 2026 di Gedung Swatantra Wibawamukti, Jumat, 26 Juni 2026.

Kepala DPMD Kabupaten Bekasi Iman Santoso, yang membacakan sambutan Plt Bupati Bekasi, menegaskan bahwa Pilkades bukan sekadar agenda pergantian kepala desa, tetapi momentum memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang demokratis, transparan, partisipatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah menekankan tiga hal penting kepada seluruh pihak yang terlibat. Pertama, panitia penyelenggara diminta memahami tugasnya serta menjaga netralitas selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.

Kedua, para camat diminta memperkuat fungsi pembinaan, pengawasan, dan fasilitasi terhadap desa-desa yang akan melaksanakan Pilkades agar seluruh proses berjalan sesuai regulasi.

Baca Juga: Pemkab Bekasi Siapkan Pilkades Serentak 2026, Dorong Sistem Digital untuk Pemilihan Transparan

Ketiga, masyarakat diimbau memanfaatkan teknologi digital secara bijak serta tidak menyebarkan hoaks, provokasi, maupun ujaran kebencian yang berpotensi mengganggu jalannya demokrasi desa.

Menurut Iman Santoso, Pilkades yang berkualitas akan menghasilkan pemimpin desa yang mampu meningkatkan pelayanan publik, mempercepat pembangunan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.

Melalui sosialisasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama mengenai tahapan, mekanisme, dan kebijakan Pilkades Serentak 2026 sehingga pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan dan mencerminkan demokrasi desa yang berintegritas.***