BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) menyiapkan anggaran sebesar Rp164,22 miliar untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026. Dari total anggaran tersebut, sektor pendidikan menjadi fokus utama guna meningkatkan kualitas sarana belajar di daerah.

Kepala DCKTR Kabupaten Bekasi, Benny Sugiarto Prawiro, menjelaskan dana tersebut akan dimanfaatkan untuk pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga bangunan pemerintahan serta fasilitas pelayanan publik.

"Usulan-usulan tersebut selanjutnya dibahas bersama dan dituangkan dalam RKPD sebagai program prioritas pembangunan sesuai kemampuan keuangan daerah," ujar Benny belum lama ini.

Menurutnya, sektor pendidikan memperoleh alokasi anggaran terbesar, yakni Rp111,21 miliar. Dana itu akan digunakan untuk membangun unit sekolah baru (USB), ruang kelas baru (RKB), rehabilitasi ruang kelas yang mengalami kerusakan sedang maupun berat, serta penyediaan berbagai sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga: Polisi Selidiki Penyebab Ledakan Diduga Gas Elpiji di Cikarang Utara, Dua Orang Tewas

Benny mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar seluruh siswa di Kabupaten Bekasi dapat menikmati fasilitas pendidikan yang aman, nyaman, dan memadai.

"Kami terus berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan agar siswa-siswi di Kabupaten Bekasi memiliki fasilitas belajar yang layak, nyaman, dan berkualitas sehingga dapat mendukung terciptanya generasi unggul di masa depan," katanya.

Selain pendidikan, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga mengalokasikan Rp20 miliar untuk sektor kesehatan. Anggaran tersebut akan digunakan membangun puskesmas baru sekaligus merehabilitasi sejumlah puskesmas dan rumah sakit umum daerah (RSUD).

"Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, tentu diperlukan gedung dan fasilitas yang memadai," ujar Benny.

Sementara itu, anggaran sebesar Rp33,01 miliar disiapkan untuk pembangunan serta penataan gedung pemerintahan dan fasilitas instansi vertikal guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Tiga Anak Desa Cikarageman Lolos Sekolah Rakyat, Kades Markun Hidayat Beri Dukungan dan Pendampingan

Benny menegaskan bahwa seluruh proyek pembangunan akan mengedepankan kualitas pekerjaan agar hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Kami ingin memastikan seluruh pembangunan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kualitas pekerjaan dan kesesuaian spesifikasi menjadi hal yang tidak bisa ditawar," tegasnya.

Melalui alokasi anggaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap kualitas layanan pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik dapat terus meningkat sehingga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.***