BEKASI.POJOKSATU.id – Asisten Daerah III Kabupaten Bekasi, Iis Sandra Yanti, menegaskan pentingnya penguatan koordinasi hingga tingkat kecamatan agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat optimalisasi peran dan tugas Satgas MBG yang berlangsung di Gedung Bupati Bekasi, Kamis, 7 Mei 2026.

Menurut Iis, salah satu fokus utama rapat adalah pembentukan Satgas MBG di tingkat kecamatan sebagai langkah strategis memperkuat pengendalian, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan program di lapangan.

Baca Juga: Frekuensi Perjalanan Kereta Tinggi, Flyover Telaga Asih dan Underpass Lemahabang Dibutuhkan

Ia menjelaskan, keberadaan Satgas kecamatan akan mempermudah proses pengawasan sehingga berbagai kendala dapat lebih cepat terdeteksi.

“Tujuan Satgas kecamatan adalah untuk lebih memaksimalkan fungsi pengendalian pelaksanaan monev yang ada di wilayah. Jadi bisa lebih terlaporkan lebih dini apabila ditemukan ketidaksesuaian ataupun hal-hal yang perlu diluruskan dalam pelaksanaannya,” katanya.

Selain penguatan pengawasan, rapat tersebut juga membahas validasi data penerima manfaat MBG hingga April 2026. Pemerintah daerah akan kembali mencocokkan data masyarakat yang belum terlayani agar program dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

“Tadi juga disampaikan sisanya berapa yang belum, nanti itu akan menjadi bahan validasi berikutnya supaya bisa dipenuhi,” ungkapnya.

Baca Juga: Pemkab Bekasi Kembali Usulkan Fly Over Telaga Asih dan Underpass Lemahabang ke Bappenas

Pemkab Bekasi berharap pembentukan Satgas MBG tingkat kecamatan dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan teknis sekaligus memastikan distribusi program berjalan lebih efektif di seluruh wilayah.***