BEKASI.POJOKSATU.id -  Pemerintah Kabupaten Bekasi terus memperkuat kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar mampu menjadi motor penggerak perekonomian desa.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Pembinaan dan Pengelolaan BUMDes Tahun Anggaran 2026 yang diikuti para pengelola BUMDes dari 23 kecamatan di Aula KH Noer Ali, Gedung Bupati Bekasi, Jumat, 26 Juni 2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, mengatakan kegiatan pembinaan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pengelola dalam mengembangkan potensi ekonomi desa yang dimiliki masing-masing wilayah.

Baca Juga: Jaga Jakarta On The Spot, Polres Metro Bekasi Salurkan 100 Paket Sembako dan Perkuat Satkamling di Pasir Gombong

Menurut Endin, setiap desa telah memiliki potensi usaha yang dapat dikembangkan. Melalui pembinaan ini, pengelola BUMDes diharapkan semakin termotivasi sehingga mampu menghadirkan usaha desa yang lebih maju dan berdaya saing.

"Potensi yang ada di desa sebetulnya sudah diketahui oleh masing-masing pengelola. Melalui pembinaan ini, kami berharap mereka semakin termotivasi, bertambah pengetahuannya, sehingga BUMDes di Kabupaten Bekasi bisa semakin maju dan berprestasi," ujarnya.

Ia juga menilai kolaborasi antara BUMDes dan Koperasi Merah Putih perlu terus diperkuat. Dengan pembagian fungsi yang jelas, kedua program tersebut diyakini dapat saling mendukung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Iman Santoso, menyebut pembinaan tersebut merupakan tindak lanjut dari evaluasi berkala terhadap perkembangan BUMDes di Kabupaten Bekasi.

Baca Juga: Pemkab Bekasi Siapkan Pilkades Serentak 2026, Dorong Sistem Digital untuk Pemilihan Transparan

Ia menambahkan, penguatan kelembagaan, pengembangan usaha, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fokus utama agar BUMDes mampu berkembang secara profesional dan berkelanjutan.***