BEKASI.POJOKSATU.ID - Pemerintah Kabupaten Bekasi menyiapkan konsep pengembangan pasar tradisional modern di kawasan Pasar Ramayana Cikarang setelah insiden kebakaran yang kembali terjadi di lokasi tersebut.

Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengatakan kawasan pasar seluas sekitar 2,6 hektare itu direncanakan menjadi pusat perdagangan modern yang lebih tertata dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

Menurut Asep, konsep pasar yang tengah disiapkan akan menerapkan sistem klaster berdasarkan jenis dagangan agar aktivitas jual beli menjadi lebih rapi dan terorganisir.

Baca Juga: Polsek Serang Baru Tindak Lanjuti Laporan Ancaman Debt Collector Pinjol di Mega Regency

“Nanti kita buat klaster-klaster. Area ikan sendiri, sayuran sendiri, buah-buahan juga tersendiri supaya lebih nyaman dan tertata,” ujarnya.

Ia menyebutkan, rencana revitalisasi tersebut masih menunggu hasil penilaian teknis terhadap kondisi bangunan pasar yang telah beberapa kali terbakar.

Pemerintah Kabupaten Bekasi akan memutuskan apakah bangunan lama masih bisa dipertahankan atau harus dibongkar total demi keselamatan dan penataan kawasan.

Baca Juga: Pemkab Bekasi Siapkan Penataan Pasar Ramayana Cikarang

Asep mengungkapkan, Pasar Ramayana Cikarang diketahui telah mengalami kebakaran hingga enam kali sehingga pemerintah harus berhati-hati dalam menentukan kebijakan.

“Kalau bangunannya masih layak tentu dipertimbangkan untuk dirapikan. Tapi kalau berisiko, harus ada tindakan sesuai aturan karena ini juga aset daerah,” katanya.

Ia berharap penataan pasar nantinya mampu menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih aman, nyaman, dan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat Kabupaten Bekasi.***