BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Kabupaten Bekasi mempercepat perbaikan sejumlah jalur strategis menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Anggaran pemeliharaan berkala sebesar Rp11 miliar disiapkan guna menunjang kelancaran mobilitas masyarakat.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, menyampaikan terdapat dua ruas prioritas yang segera ditangani, yakni Jalan Negara (Pantura) dan Jalan Kalimalang.

“Ada dua jalur yang harus kita tangani segera. Pertama jalur Jalan Negara dari batas kota sampai batas Karawang, kemudian Kalimalang,” ujarnya, Rabu, 25 Februari 2026.

Baca Juga: DP Nol dan Subsidi Pemerintah Disambut Antusias, Buruh Bekasi Nilai Hunian Vertikal Jadi Harapan Baru

Henri menjelaskan, untuk Jalan Negara yang berstatus jalan nasional, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait. Penambalan sementara sudah dilakukan, namun belum menjadi solusi permanen.

“Kami sudah menyurati pihak terkait dan kemarin sudah dilakukan penambalan. Tapi itu masih bersifat sementara,” katanya.

Ia menambahkan, curah hujan serta tingginya intensitas kendaraan bertonase besar menyebabkan tambalan cepat rusak.

“Kalau hujan dan dilewati kendaraan berat biasanya cepat lepas. Harapannya tentu bisa dilakukan perbaikan permanen,” tegasnya.

Baca Juga: Jelang Arus Mudik 2026, Bekasi Siapkan Rp11 Miliar Demi Jalan Mulus dan Pemudik Aman

Sementara itu, di Jalan Kalimalang, perbaikan difokuskan pada titik-titik yang dinilai paling menghambat arus lalu lintas.

“Kalimalang ada beberapa titik yang kita kerjakan. Kita fokuskan di titik-titik yang dianggap paling mengganggu kelancaran,” jelas Henri.

Henri menambahkan, alokasi Rp11 miliar tersebut akan disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan, mengingat terdapat pergeseran lokasi kerusakan dari rencana awal.

“Anggaran berkala kita sekitar Rp11 miliar, tapi titiknya harus digeser karena kerusakan sekarang beda lokasi dari rencana awal,” demikian kata dia.***