BEKASI.POJOKSATU.id – Selain fokus pada pengamanan malam pergantian tahun, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga menaruh perhatian serius terhadap potensi bencana 2026, khususnya banjir, yang diperkirakan masih mengancam seiring tingginya intensitas curah hujan.
Hal tersebut disampaikan Asisten Daerah I Setda Kabupaten Bekasi, Hudaya, saat memimpin rapat koordinasi bersama seluruh camat se-Kabupaten Bekasi, di Gedung Bupati Kabupaten Bekasi, Selasa, 30 Desember 2025.
Hudaya meminta seluruh camat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pemetaan wilayah rawan banjir, memastikan saluran air tetap bersih, serta memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah terkait seperti BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan.
Baca Juga: Pemkab Bekasi Perketat Pengamanan Malam Tahun Baru 2026, Camat Diminta Siaga di Wilayah
“Antisipasi bencana tidak hanya menjelang malam tahun baru, tetapi juga setelah memasuki awal Januari 2026 karena potensi hujan masih cukup tinggi,” ujarnya.
Selain banjir, para camat juga diminta melakukan pengawasan terhadap keberadaan TPS liar yang dapat memperparah genangan air. Koordinasi dengan UPTD Lingkungan Hidup dinilai penting untuk mencegah penyumbatan saluran drainase.
Dalam rapat tersebut, Hudaya turut mengingatkan pentingnya penertiban bangunan liar dengan pendekatan persuasif agar tidak kembali berdiri di lokasi rawan bencana.
Tak hanya itu, pemerintah kecamatan juga diminta terus mengoptimalkan pelayanan publik, khususnya layanan administrasi kependudukan yang kini telah berbasis digital dan paperless, agar masyarakat tetap mendapatkan layanan maksimal di tengah potensi gangguan cuaca ekstrem.***




