TAMBUN UTARA, BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemkab Bekasi mengambil langkah radikal demi memulihkan kapasitas tampung sungai di Kabupaten Bekasi. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memutuskan untuk membongkar tiga jembatan di Desa Sriamur, Tambun Utara, yang terbukti menyumbat alur air menuju Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL).
Dedi memastikan Pemprov Jabar akan menerjunkan alat berat pengeruk lumpur serta menanggung pembangunan kembali struktur jembatan baru yang ramah aliran air usai proses pembongkaran selesai.
"Sudah minggu saya siapkan alat untuk mengangkat lumpur-lumpurnya, sekarang dibongkar saja jembatan-jembatannya dulu. Setelah itu, jembatannya langsung kita bangun," terang Dedi.
Di samping itu, penataan menyeluruh juga menyasar alur Kali Mati dari Desa Sukamekar hingga Kecamatan Cabangbungin. Bangunan rumah warga yang mengokupasi bantaran sungai akan direlokasi dan diganti dengan bangunan baru yang layak. Rencana eksekusi dan penanganan darurat ini akan dimatangkan dalam rapat koordinasi lintas daerah pada 30 Oktober 2026.
Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyambut positif solusi relokasi dan penataan kawasan ini. Menurutnya, pemulihan fungsi Kali Mati sangat dinantikan masyarakat utara Kabupaten Bekasi untuk mengembalikan irigasi pertanian serta meminimalisasi luapan air saat debit curah hujan meningkat.




