BEKASI.POJOKSATU.id - Camat Setu, Joko Dwijatmoko, memastikan bahwa gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di wilayah Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, berlangsung aman dan kondusif.
Menanggapi adanya dinamika serta riak ketidakpuasan terkait hasil pemungutan suara, Joko menilai hal tersebut sebagai dinamika yang wajar dalam sebuah pesta demokrasi. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa mekanismenya telah diatur dan berada di ranah pemerintah kabupaten.
"Kalau keberatan saya dengar ada, tapi itu diselesaikan di tingkat kabupaten, bukan di tingkat desa ataupun kecamatan. Kalau ada perasaan tidak puas itu wajar," ujar Joko.
Ia mengungkapkan sejak awal telah memberikan arahan tegas kepada seluruh panitia Pilkades tingkat desa di Kecamatan Setu untuk menjalankan proses pemilihan secara transparan dan berpegang teguh pada regulasi.
Baca Juga: Pasien ICU RSUD Kabupaten Bekasi Dievakuasi akibat Kebakaran Panel Listrik
"Saya sudah pesan kepada panitia, jangan memodifikasi aturan, ikuti aturan dengan benar. Kalau semua diikuti, tidak ada masalah," tegasnya.
Joko menambahkan, panitia tingkat desa melalui pihak kecamatan telah melaporkan seluruh hasil rekapitulasi Pilkades kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Atas terselenggaranya Pilkades yang tertib, Joko memberikan apresiasi kepada pihak pengamanan serta mengucapkan selamat kepada 11 kepala desa terpilih di Kecamatan Setu.
Ia menekankan agar para pemimpin baru tersebut fokus pada peningkatan mutu pelayanan publik serta penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di desanya masing-masing.
Baca Juga: Panel Listrik Ruang ICU RSUD Kabupaten Bekasi Terbakar, Diduga Korsleting
Berdasarkan jadwal tahapan, pelantikan resmi bagi 11 kades terpilih di Kecamatan Setu direncanakan berlangsung pada 4 November mendatang.
Sementara itu, untuk mengisi kekosongan pimpinan desa menyusul berakhirnya masa jabatan kades lama pada 28 September, posisi kepala desa akan diisi sementara oleh Penjabat (Pj) Kades dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN).***




