BEKASI.POJOKSATU.id – Polsek Babelan bersama Polres Metro Bekasi terus menyelidiki kasus tenggelamnya dua siswa SDIT Ibnul Jazari berinisial KBW dan FAP, keduanya duduk di bangku kelas 1 SD, saat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler renang.
Kapolsek Babelan, Kompol Wito, mengatakan kasus ini telah naik ke tahap penyidikan, namun belum ada tersangka.
"Iya sidik, belum ada tersangka," ujarnya saat dihubungi bekasi.pojoksatu.id, Jumat, 15 Agustus 2025.
Sejauh ini, polisi sudah memeriksa delapan saksi dari pihak sekolah dan keluarga korban, termasuk mengumpulkan hasil visum rumah sakit. Selain itu, penyidik juga memeriksa tiga rekaman CCTV di sekitar kolam renang dan pakaian korban.
Baca Juga: Pemkab Sahkan Pernikahan 63 Pasangan pada Momen Hari Jadi ke-75 Kabupaten Bekasi
Guru dan pelatih berinisial D dan I yang berada di lokasi kejadian juga telah dimintai keterangan. Menurut pengakuan mereka, keduanya sempat menolong korban setelah melihat mereka tenggelam.
"Iya pengakuan mereka ada suatu kegiatan itu, kemudian ada kejadian itu, kemudian dia melakukan pertolongan," jelas Wito.
Polisi berencana menghadirkan saksi ahli untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa ini.
Baca Juga: Warga Bekasi, Catat Jadwal Pasar Murah di 3 Polsek Nih
"Nanti kita buktikan, nanti kita mintakan pemeriksaan ahli terkait apakah itu sudah sesuai SOP atau tidak," pungkasnya.***




