BEKASI.POJOKSATU.ID - Polisi menutup sementara kolam renang yang menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait tewasnya dua siswa kelas 1 SDIT Ibnul Jazari saat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler renang.
Korban berinisial KBW dan FAP meninggal dunia ketika latihan sedang berlangsung. Kapolsek Babelan, Kompol Wito, menjelaskan bahwa penutupan ini dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Dalam pemeriksaan awal, polisi menyita beberapa barang bukti, termasuk tiga rekaman CCTV serta pakaian yang digunakan korban.
Baca Juga: Insiden SDIT Ibnul Jazari: Pengawas Tahu Korban Tenggelam dari Siswa Lain
“Ada tiga CCTV, juga beberapa pakaian yang dipakai korban,” kata Wito, Rabu, 13 Agustus 2025.
Selain itu, penyidik berencana melibatkan ahli untuk meneliti kemungkinan faktor lain, seperti kondisi udara di dalam ruangan kolam renang, yang mungkin berkontribusi terhadap kematian korban.
“Itu nanti diperiksa ahli ya, kita minta keterangan dari ahli atau dari pihak-pihak yang lain yang berkompeten dengan masalah kolam renang,” tutupnya.***




