BEKASI.POJOKSATU.ID - Renovasi Stadion Wibawa Mukti di Kabupaten Bekasi diharapkan tidak hanya mengembalikan fungsi stadion sebagai sarana olahraga, tetapi juga membuka peluang baru bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah.
Harapan itu mengemuka seiring rampungnya proses lelang perbaikan stadion yang dibiayai Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, dengan nilai kontrak sekitar Rp40 miliar dari pagu awal Rp52 miliar.
Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, menegaskan Stadion Wibawa Mukti memiliki nilai strategis sebagai ikon daerah yang sempat lama tidak dimanfaatkan akibat kerusakan dan terdampak bencana puting beliung.
Baca Juga: Dari Sehat hingga Bermartabat, Sekolah Lansia KUN Jadi Harapan Baru Lansia Bekasi
Ia menilai, jika renovasi selesai tepat waktu dan dikelola dengan baik, stadion tersebut berpotensi menjadi pusat berbagai kegiatan olahraga dan hiburan berskala besar.
“Kami berharap pelaksanaan pembangunan ini dapat berjalan dengan baik. Stadion ini sudah beberapa tahun tidak dapat dimanfaatkan. Jika telah rampung, selain bermanfaat bagi masyarakat, stadion ini juga berpotensi menjadi salah satu sumber pendapatan daerah,” ujar Ade Sukron.
Menurutnya, pemanfaatan stadion tidak harus terbatas pada pertandingan sepak bola atau agenda olahraga daerah.
Baca Juga: Anggaran Turun Jadi Rp40 Miliar, DPRD Pastikan Stadion Wibawa Mukti Tetap Berkualitas
Stadion juga dapat digunakan untuk turnamen nasional, konser musik, hingga kegiatan komunitas besar yang mampu menarik kunjungan dari luar daerah.
Aktivitas tersebut diyakini akan memberi dampak ekonomi berantai, mulai dari sektor UMKM hingga jasa perhotelan dan transportasi.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, memastikan proses perbaikan stadion tetap berjalan meski wilayah Bekasi dilanda cuaca ekstrem dalam beberapa pekan terakhir.
Baca Juga: Jalan Rusak di Bekasi Timur, Pengendara Terpaksa Zig-Zag Demi Selamat
Ia menyebut pekerjaan telah dimulai sejak November dan ditargetkan rampung pada September 2026.
“Proses pembangunan masih terus berjalan supaya target bisa tercapai demi pemanfaatan untuk kepentingan publik,” kata Iman.
Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian PU untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan sesuai dengan perencanaan yang telah disepakati.
Iman menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bekasi tidak hanya berfokus pada penyelesaian fisik bangunan, tetapi juga memikirkan konsep pemanfaatan stadion pascarenovasi.
Dengan fasilitas yang lebih baik dan representatif, Stadion Wibawa Mukti diharapkan mampu bersaing sebagai venue event tingkat regional maupun nasional.
Baca Juga: Kabupaten Bekasi Diguncang Gempa M 2,7, BMKG Catat Kedalaman Dangkal 7 Km
Ade Sukron juga menilai dukungan pemerintah pusat dalam perbaikan stadion dapat menjadi contoh bagi organisasi perangkat daerah lain untuk lebih aktif membangun sinergi.
“Adanya bantuan dari pemerintah pusat untuk pembangunan stadion bisa menjadi contoh OPD lainnya untuk bersinergi dengan pemerintah pusat untuk pembangunan daerah,” ujarnya.
Dengan pengelolaan yang profesional dan agenda kegiatan yang berkelanjutan, Stadion Wibawa Mukti diharapkan tak lagi sekadar fasilitas olahraga, melainkan aset produktif yang mampu berkontribusi nyata terhadap peningkatan PAD Kabupaten Bekasi.***




