BEKASI.POJOKSATU.ID - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cikarang terus melakukan inovasi layanan dengan menghadirkan sistem antrean online terjadwal per jam guna menciptakan pelayanan yang lebih tertib, efisien, dan modern bagi peserta.
Melalui pengembangan layanan Lapak Asik, peserta kini tidak hanya memilih hari kedatangan, tetapi juga mendapatkan jadwal spesifik hingga per jam.
Sistem ini resmi ditingkatkan sejak 1 April 2026 sebagai bagian dari transformasi digital dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cikarang, Muhyiddin Dj, menjelaskan bahwa pembaruan ini merupakan penyempurnaan dari sistem antrean online yang sebelumnya sudah berjalan, namun kini dibuat lebih presisi untuk menghindari penumpukan peserta dalam satu waktu.
“Antrean online ini sebenarnya bukan hal baru. Sejak tahun lalu sudah kita terapkan, tetapi per 1 April kita kembangkan menjadi antrean online terjadwal yang lebih detail hingga ke jam pelayanan,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Pemkab Bekasi, 14 April 2026.
Dengan sistem baru ini, jadwal pelayanan dibagi dalam rentang waktu per jam, dimulai dari pukul 08.00 hingga jam operasional berakhir.
Hal ini memungkinkan distribusi antrean menjadi lebih merata dan mengurangi kepadatan di area layanan.
“Kalau dulu hanya memilih hari, sekarang peserta bisa mendapatkan jadwal, misalnya hari Senin pukul 10.00 sampai 11.00. Jadi sudah dibagi per jam,” jelasnya.
Baca Juga: 50 Ribu Buruh Akan Kepung DPR RI Saat May Day 2026
Tak hanya itu, sistem ini juga terintegrasi dengan teknologi barcode yang diperoleh peserta setelah melakukan pendaftaran secara online.
Barcode tersebut nantinya dipindai saat kedatangan untuk mendapatkan nomor antrean sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Langkah inovatif ini dinilai penting mengingat tingginya jumlah kunjungan di wilayah Kabupaten Bekasi, yang dalam satu hari dapat mencapai ratusan antrean klaim.
Dengan sistem yang lebih terstruktur, pelayanan diharapkan menjadi lebih cepat dan terorganisir.
“Peserta mendaftar melalui link yang tersedia, mengisi data pribadi serta mengunggah dokumen seperti KTP. Output-nya berupa barcode, dan itu yang digunakan saat datang ke kantor untuk proses antrean,” ungkapnya.
Meski masih dalam tahap awal implementasi, BPJS Ketenagakerjaan optimistis sistem ini akan semakin optimal dalam waktu dekat.
Baca Juga: Rem Tak Berfungsi Dengan Baik, Truk Fuso Seruduk 8 Kendaraan di Lampu Merah Legenda
Beberapa kendala teknis seperti akses server yang sempat terganggu kini terus diperbaiki oleh tim IT pusat.
“Efektivitasnya belum bisa diukur sekarang karena masih tahap awal. Tapi ke depan, terutama mulai Mei, kami optimistis antrean akan lebih tertata,” tandasnya.
Dengan inovasi ini, BPJS Ketenagakerjaan Cikarang menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan berbasis teknologi yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat modern.***




