POJOKSATU.id - Ribuan masyarakat Desa Kertarahayu di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, memadati tempat wisata Kampoeng Kita, Minggu, 20 Agustus 2023.

Sejak pukul 12.30 WIB rombongan iring-iringan dari 8 RW sudah bersiap dan berkumpul menuju titik kumpul yang berada di Kampoeng Kita.

Iring-iringan RW pun masuk satu per satu ke lokasi. Banyak dari peserta yang menggunakan kostum unik, seperti pengantin, anak sekolah, pejuang, bahkan busana ala pocong.

Beberapa RW menyajikan pertunjukan seperti tari topeng. Ada peserta yang membuat replika tank dan juga pesawat tempur.

Baca Juga: 33 Anak di Desa Kertarahayu Terima PMT Stunting

Dondang yang ditandu mulai 2 sampai 4 orang pun dibawa menuju tempat yang ditentukan. Di sana dewan juri menilai dondang itu.

Kepala Desa Kertarahayu Rudi Catur Pribadi menjelaskan dia menggelar kegiatan festival dondang sebagai puncak acara HUT RI untuk memperkenalkan budaya bagi generasi muda.

"Acara Puncak HUT ke-78 RI hari ini kita memang menggelar festival dondang. Apa sih itu dondang? Itu tradisi budaya kita pada zaman dulu, kebiasaan memakai dondang kalau ada hajatan," kata dia.

Saat ini, desa sudah mempunyai tempat wisata, sehingga dapat memusatkan kegiatan puncak HUT RI di sana.

"Kita memang mengedepankan kearifan lokal, ada dondang dan juga sedekah bumi karena momennya pas 17 Agustus. Jadi sekaligus untuk melestarikan tradisi," jelas dia.

Rudi melanjutkan Desa Kertarahayu adalah satu-satunya desa zona hijau di Kabupaten Bekasi karena belum ada satu pun perumahan di desa ini.

Tekad dia mempertahankan hal tersebut agar kebudayaan dan suasana asri khas Bekasi tidak terpinggirkan.

Baca Juga: Jadi Salah Satu Desa Wisata di Bekasi, Kertarahayu Harapkan Program Kementerian Berjalan

"Saya lihat di Bekasi umumnya dan Setu khususnya kebudayaan seperti ini hampir hilang, karena sudah banyak perumahan dan industri," ucap dia.

Kegiatan puncak HUT RI juga diwarnai pemberian hadiah doorprize, lomba panjat pinang, dan juga penampilan topeng kacrit.

Warga juga sempat berjoget bersama kepala desa, ketua BPD dan juga tokoh masyarakat.***