BEKASI.POJOKSATU.ID - Banjir yang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi berdampak serius terhadap sektor pertanian. Tercatat sebanyak 5.168 hektare lahan persawahan mengalami sawah kebanjiran dan terancam gagal panen.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Abdillah Majid, mengungkapkan bahwa lahan pertanian yang terendam banjir tersebut tersebar di 78 desa yang berada di 16 kecamatan di wilayah Kabupaten Bekasi. Dari total luasan terdampak, sekitar 132,8 hektare merupakan lahan persemaian.

“Total sawah kebanjiran mencapai 5.168,9 hektare, termasuk 132,8 hektare area persemaian,” ujar Abdillah saat dikonfirmasi, Rabu, 28 Januari 2026.

Baca Juga: Produksi Padi Terancam, Dampak Banjir Bekasi Bisa Merembet ke Harga Beras

Ia menjelaskan, hingga saat ini petugas di lapangan masih melakukan pendataan secara berkala karena banjir belum sepenuhnya surut. Kondisi tersebut membuka kemungkinan bertambahnya luas area persawahan yang terdampak.

“Data masih terus diperbarui, sehingga kami belum bisa menghitung nilai kerugian petani. Selain itu, sampai sekarang belum ada laporan puso karena tanaman masih tergenang banjir,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi telah menyiapkan bantuan berupa benih dan pestisida yang bersumber dari program Direktorat Serealia, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, yang rutin digulirkan setiap tahun.

Baca Juga: Sekolah Dibobol Maling, Ratusan Juta Aset Pendidikan Lenyap

Sementara itu, bantuan khusus untuk lahan sawah kebanjiran akibat banjir saat ini masih dalam proses pengajuan ke Kementerian Pertanian.***