BEKASI.POJOKSATU.id - Sejumlah sopir angkutan umum Elf K01A jurusan Bekasi - Cikarang menggelar aksi protes terkait adanya transportasi Trans Wibawamukti.
Aksi puluhan sopir angkot tersebut digelar lantaran mereka khawatir kehilangan penumpang setelah adanya Trans Wibawamukti.
Salah seorang supir Elf, Nasrul (39 tahun), menerangkan, para sopir angkot merasa kekurangan penghasilan setelah adanya Trans Wibawamukti.
Menurutnya, keberadaan angkutan umum plat merah sangat berpengaruh terhadap minat masyarakat untuk naik elf.
Baca Juga: Daftar Pertanyaan tentang Bus Trans Wibawa Mukti, Temukan Jawaban di Sini
"Ini sangat jelas berpengaruh dengan penghasilan yang kami terima para supir Elf," jelas Nasrul, Rabu, 4 Desember 2024.
Setelah dilakukan peresmian oleh pemerintah kabupaten (pemkab), penghasilan para sopir turun drastis hingga 75 persen.
"Penurunan penumpang dan penghasilan bisa mencapai 50 sampai 75 persen cuma gara-gara adanya transportasi baru itu," ungkap dia.
Dia meminta kepada Pemkab Bekasi untuk memperhatikan masyarakat ke bawah, khususnya para sopir angkot, yang mencari penghasilan untuk keluarga. ***




