BEKASI.POJOKSATU.ID - Pemerintah Kabupaten Bekasi bergerak cepat merespons dampak kerusakan infrastruktur pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah.

Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan, khususnya pada fasilitas umum yang mengalami kerusakan berat seperti jalan dan jembatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Asep usai menghadiri launching Transjabodetabek rute Cawang Sentral-Cikarang di Golf Jababeka, Cikarang Utara, Kamis 12 Februari 2025.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Larang Klub Malam dan Karaoke Beroperasi Saat Ramadhan

Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa percepatan pembangunan menjadi prioritas agar kondisi infrastruktur yang sebelumnya sudah baik tidak semakin memburuk akibat terjangan banjir.

“Kabupaten Bekasi kemarin pasca banjir banyak infrastruktur yang memang rusak. Makanya nanti melalui pembahasan TAPD akan kita lakukan percepatan pembangunan,” ujar Asep.

Menurutnya, langkah percepatan tersebut akan dibahas secara intensif bersama tim anggaran pemerintah daerah.

Baca Juga: Jelang Ramadan 2026, MUI Bekasi Minta Tempat Hiburan Malam Tutup

Fokus utama pembahasan diarahkan pada sektor infrastruktur dan penanganan kedaruratan, mengingat kerusakan yang terjadi cukup luas dan berdampak langsung pada aktivitas masyarakat.

Asep menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin kerusakan yang terjadi dibiarkan berlarut-larut hingga memperparah kondisi jalan maupun jembatan.

Karena itu, penyesuaian dan pergeseran program pembangunan akan dilakukan sesuai kebutuhan lapangan.

Baca Juga: JTT Perkuat Kesiapan Operasional Tol Trans Jawa Hadapi Lonjakan Libur Panjang Imlek

“Akan ada juga pergeseran-pergeseran mana saja yang memang harus kita perbaiki. Karena kita nggak mau lah jalan yang dulunya bagus jadi rusak,” katanya.

Ia menambahkan, kebijakan ini bukan sekadar respons reaktif, melainkan bagian dari langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.

Infrastruktur dasar seperti peningkatan jalan utama, jalan lingkungan, serta jembatan menjadi prioritas dalam tahap awal percepatan.

“Fokus itu pasti pembangunan. Infrastruktur. Kedaruratan,” ucapnya tegas.

Kepemimpinan dalam situasi darurat dinilai krusial agar proses pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran.

Baca Juga: Suryo Daryono Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Pokja Wartawan Polres Metro Bekasi 2026–2028

Dengan koordinasi bersama TAPD, Pemkab Bekasi berupaya memastikan anggaran dapat diarahkan pada titik-titik yang paling membutuhkan penanganan segera.

“Ya peningkatan jalan, jalingnya, jembatan. Itu dulu,” tambah Asep.

Langkah cepat tersebut diharapkan mampu memulihkan mobilitas masyarakat dan mencegah dampak lanjutan akibat infrastruktur yang rusak.

Baca Juga: Prabowo Resmikan 1.072 SPPG dan Gudang Pangan, Muaragembong Jadi Bagian Ekosistem Ketahanan Pangan Nasional

Pemerintah daerah juga menargetkan proses perbaikan bisa segera dimulai setelah pembahasan teknis dan administrasi selesai dilakukan.

Dengan komitmen percepatan ini, Pemkab Bekasi berupaya menunjukkan bahwa penanganan kedaruratan bukan sekadar wacana.

Melainkan aksi nyata untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal meski di tengah tantangan pascabencana.***