BEKASI.POJOKSATU.id - Puluhan wali murid kelas I dan II SDN Burangkeng 05 di Bekasi Timur Regency 2, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, mendatangi sekolah, Kamis, 12 Oktober 2023.
Kedatangan mereka dalam rangka mengeluarkan keluh kesah tentang kebijakan sekolah yang dinilai tidak sesuai harapan mereka.
Di lokasi Ketua Komite SDN Burangkeng 05 Ali Gunawan menerima para wali murid. Tampak sejumlah personel Polsek Setu bersiaga karena mendapat informasi ibu-ibu itu akan melaksanakan demonstrasi.
Baca Juga: Uang Kompensasi Bau TPA Burangkeng dari Pemkab Bekasi Sudah Cair
Personel babinsa desa setempat juga terlihat berada di lokasi. Perwakilan Dinas Pendidikan wilayah Setu juga terlihat di sana.
Satu per satu wali murid diberi kesempatan mengeluarkan keluh-kesah mereka selama ini.
Beberapa hal yang dibahas antara lain masalah jam istirahat, vaksinasi tanpa pemberitahuan, dan lainnya.
Baca Juga: Musim Kemarau, Air di Situ Burangkeng Mengering
"Harapan wali murid semoga ya unek-uneknya didenger yang sesuai, tidak usah kaku juga apa-apa mesti ada konfirmasi seperti masalah vaksinasi. Hari itu juga anak kita divaksin gak tau keadaan anak kita bagaimana," tutur salah seorang wali murid.
Dia menjelaskan cukup terkejut ketika datang ke sekolah anaknya harus menjalani vaksin. Dia mengatakan tidak ada informasi sebelumnya.
Wali murid lain, Nurseha, menyoroti tidak ada jam istirahat. Anak-anak masuk pukul 07.00 sampai 09.30 dan sif 2 pukul 10.00 sampai 12.30 WIB.
Baca Juga: Pemdes Burangkeng Perbaiki TPT Longsor di RW 2
"Tidak ada istirahat, anak-anak ada yang bawa bekal situasinya tidak kondusif. Ada yang sudah selesai dia makan, ada yang masih belajar. Sampai sekarang belum ada ketok palu kepastian jam istirahat. Bu Guru sendiri yang bilang," tutur dia.
Secara pribadi dia berharap Kepala SDN Burangkeng 05 Neti Herawati diganti karena dia merasa kebijakannya tidak bersahabat.
"Apalagi guru, tertekan, kalau guru tertekan maksimal gak ngasih ilmu sama anak-anak?"
Saat ditanya bagaimana sosok kepala sekolah yang diinginkan Nurseha dengan gamblang menjawab ingin orang yang mengayomi.
"Dulu Plt Pak Dadang Mulyana dibantukan Pak Mulyana, ingin tipikal seperti beliau, mengayomi, welcome dengan wali murid. Kalau ada kegiatan apapun dari sekolah tidak segan minta bantuan, kita juga enak seperti itu. Besar harapan kami segera diganti," demikian kata dia.
Massa membuarkan diri secara tertib pada pukul 11.00 WIB.
"Kita ada dulu Plt Pak Dadang dibantukan sama Pak Mulyana, ingin tipilak seperti beliau.mengayomi, welcome sama wlaim urid , kalau ada kegiatan apapun dari sekolah tidak segan minta bantuan, kita juga enak seperti itu, besar harapan kami segera diganti.***




