BEKASI.POJOKSATU.id - Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kertarahayu, Kabupaten Bekasi, Dedi memberikan apresiasi kepada warga Kampung Bojong yang menggelar aksi demonstrasi menolak aktivitas galian tanah merah di wilayah mereka.
Penolakan ini dilakukan pada Senin pagi, 9 Desember 2024, di mana warga berbondong-bondong mendatangi lokasi galian tanah merah yang sudah beroperasi selama empat hari.
"Salam hormat setinggi-tingginya kepada warga yang berani untuk bertindak melindungi fasilitas umum di Kertarahayu dengan adanya galian C yang dilakukan pengusaha," ucap Dedi.
Baca Juga: Aktivitas Galian Tanah di Kertarahayu Bikin Jalan Desa Rusak, Warga Usir Alat Berat dan Tutup
Dedi berharap agar pihak berwenang lebih tegas dalam menjaga lingkungan desa. "Dan mudah-mudahan kegiatan ini tidak terulang kembali di Desa Kertarahayu," tambahnya.
Warga merasa resah dengan aktivitas galian tersebut karena menyebabkan kerusakan pada satu-satunya akses jalan utama yang biasa digunakan untuk menuju sekolah dan madrasah. Akibat jalan yang rusak dan licin, beberapa pengendara motor mengalami kecelakaan.***




