BEKASI.POJOKSATU.id - Warga Perumahan The Arthera Hill 2 menyuarakan kekecewaan terhadap pengembang PT Prisma Inti Propertindo (Prisma Properties) yang dinilai lamban menangani banjir berulang di kawasan mereka. Dalam satu tahun terakhir, banjir telah terjadi enam kali.

Salah satu warga, Imam, menyatakan bahwa warga tidak dilibatkan dalam proses peninjauan lapangan, sehingga menimbulkan ketidakpuasan terhadap respons pengembang.

Baca Juga: Prisma Properties Rugi Rp3 Miliar Akibat Banjir di The Arthera Hill 2

“Kami sudah tidak percaya lagi pada pengembang. Tidak ada langkah konkret yang dilakukan,” ungkapnya, Selasa, 5 Agustus 2025.

Warga menuntut penanganan menyeluruh dan kompensasi atas kerugian yang mereka alami. Opsi relokasi atau pembelian kembali rumah dinilai tidak memungkinkan, sehingga warga hanya mengharapkan solusi permanen agar banjir tidak kembali terjadi.***