POJOKSATU.id - Calon anggota legislatif (Caleg) Partai Gelora Kota Bekasi Ariyanto Hendrata mengingatkan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto agar tidak berhati-hati dalam pengambilan kebijakan.

Meskipun baru dilantik pada 21 Agustus 2023, akan tetapi masa jabatan Tri Adhianto sebagai wali Kota Bekasi akan berakhir 20 September 2023.

"Meskipun sudah di ujung masa kepemimpinan, Pak Tri harus cermat dan hati-hati," tutur Ariyanto Hendrata, Jumat, 1 September 2023.

Baca Juga: Belum Semua Spanduk AHY Anies Baswedan di Kota Bekasi Dicopot

Pria yang juga menjabat sebagai ketua Gelora Kota Bekasi ini menyinggung tentang wewenang Tri yang sudah dapat mengangkat pejabat di lingkungan Pemkot Bekasi.

"Kebijakan dalam penempatan SDM strategis harus dilakukan karena kebutuhan roda organisasi dan public service, jadi bukan semata kepentingan jangka pendek," kata dia.

Ariyanto juga mengingatkan agar anggota DPRD Kota Bekasi berpedoman pada Peraturan Mendagri dalam menyusun APBD 2024 dan APBD Perubahan 2023.

Baca Juga: Gelora Depok Usung 60 persen Caleg Milenial, Bukti Komitmen Bangun Kolaborasi di Kota Depok

"Tidak boleh ada program yang keluar dari perencanaan yang sudah masuk dalam sistem Bapelitbangda, mereka pun (DPRD) ikut dalam penyusunan APBD, jangan masuk lubang yang sama, jangan ulangi kesalahan pimpinan terdahulu," kata dia menegaskan.

Sosok yang pernah berseteru dengan Ahok soal sampah DKI Jakarta inipun meminta semua kebijakan strategis dilakukan dengan melalui proses kajian yang matang.

"Penandatangan kerja sama strategis misalnya, itu harus melalui kajian yang benar-benar matang, ngelotok gitu. Biar apa? Biar tepat sasaran dan punya azas manfaat publik yang luas," kata mantan ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi ini.

Baca Juga: Gelora Kota Bekasi Siap Menangkan Anis Matta Jadi Capres

Ariyanto meyakini walaupun kepemimpinan wali Kota Bekasi kurang dari sebulan tapi akan punya dampak yang besar untuk kota Bekasi ke depannya.

"Karena mengesahkan kebijakan strategis Kota Bekasi," ujar dia.

Mantan anggota DPRD Kota Bekasi 2 Periode inipun kembali mengingatkan Walikota dan DPRD Kota Bekasi soal Pemilu 2024.

"Apalagi tahun depan ada Pemilu, Pileg, Pilpres hingga Pilkada, semua strategis tapi sekali lagi harus hati-hati dan cermat," demikian kata dia.***