BEKASI.POJOKSATU.id - Warga Kampung Pedurenan, Kelurahan Jatiluhur, Kelurahan Jatiasih, kerap kehilangan uang dalam benerapa waktu terakhir.
Hakim (35 tahun) sudah mengalami kerugian berjuta-juta rupiah akibat kehilangan uang sejak bulan Maret.
Dia pun meyakini buntut di balik uang yang hilang itu karena tuyul. Lantas, apa yang mendasari dugaan Hakim tersebut?
Pada bulan Maret, Hakim kehilangan uang 600 ribu rupiah. Uang yang hilang tersebut diketahui untuk membantu Palestina sekolah anaknya.
"Jadi kejadian itu sebelum Lebaran. Uang yang disimpan di toples hilang secara tiba-tiba, pas di cek itu tinggal sisa sekira 5 ribu satu lembar dan 500 rupiah logam," ungkap Hakim, saat dihubungi awak media, Kamis, 16 Mei 2024.
Saat itu Hakim tak berpikir sama sekali tentang tuyul. Sampai akhirnya kejadian tersebut terulang kembali dikemudian harinya yakni para bulan Mei.
Baca Juga: Sekolah di Kota Bekasi Dilarang Study Tour ke Luar Kota
Pada bulan Mei Hakim kembali kehilangan uang dengan jumlah yang lebih besar, yaitu 2,7 juta. Padahal uang itu untuk melakukan renovasi rumah mertuanya.
"Saya tidak sadar kapan hilangnya itu uang. Tapi pas mah Lebaran itu ada uang untuk renovasi rumah mertuanya, itu uang patungan dari adik-adiknya isteri, posisi itu uang dikaretin Rp20 juta, pas dicek hilang Rp2,7 juta," jelas dia.
Tanggal 9 Mei dia kembali kehilangan uang Rp950 ribu. Ini kali ketiga terjadi.
"Padahal posisinya sudah diikat bahkan lebih kencang dengan empat karet, tapi masih aja hilang," tegas dia.
Saat mengecek rekaman kamera CCTV, tidak ada seorang pun yang masuk ke dalam rumah.
"Selama ini kan tidak ada orang yang masuk ke dalam rumah dan kalau masuk ke dalam rumah itu kan pasti kan ketahuan siapa dan tidak ada CCTV itu juga. Tidak ada orang masuk ke dalam rumah," kata dia.
Ternyata, warga lain di sekitar tempat tinggal hakim juga mengalami hal yang sama dengannya.
"Ada yang Rp1,5 juta, uang 50 euro hilang 3 lembar. Jadi kalau sama saya itu ada 3 orang korban," ucap dia.
Dugaan uang hilang itu diambil tuyul muncul setelah tetangga hakim bercerita disuruh berhati-hati dalam menyimpan uang oleh seorang sopir taksi.
Baca Juga: Liburan ke Bali Oknum KPU, PPK dan PPS Diduga Buntut Jual-Beli Suara
"Waktu itu tetangga naik taksi dan supir taksinya itu bilang ke tetangga saya kalau 'Hati-hati di lingkungan ini kayaknya ada yang melihara tuyul’ itu juga," demikian kata dia.
Tuyul adalah makhluk gaib yang populer di kalangan masyarakat. Tuyul disebut-sebut berperawakan anak kecil berkepala plontos dengan hanya memakai celana dalam berwarna putih saja.
Tuyul diyakini kerap mengambil uang selembar demi selembar saat beraksi. Kehadirannya tak lain dan tak bukan karena dipelihara seseorang dengan tujuan pesugihan.***




