BEKASI.POJOKSATU.id - Rusuh antarsuporter tidak terhindarkan saat laga Persija vs Persib berlangsung di Stadion Patriot Candrabaga, Kota Bekasi, Minggu, 16 Februari 2025.

Ada sejumlah pendukung Persib Bandung yang tak mengindahkan larangan datang ke Stadion Patriot Bekasi. Padahal sebelum pertandingan berlangsung, PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah mewanti-wanti larangan tersebut.

Kendati demikian, hal itu tetap membuat beberapa pendukung Persib datang ke Stadion Patrion. Fans Persija Jakarta yang menyadari kehadiran suporter tim lawan terpancing.

Baca Juga: 2 Kader Baru PDIP Kota Bekasi, Latarbelakang LSM dan Ormas Keagamaan

Regulasi PSSI yang tertuang dalam pasal 4 ayat 8 tersebut untuk pertandingan Liga 1 Indonesia menyatakan supporter tim tamu dilarang datang ke Stadion Patriot Chandrabhaga.

Salah satu faktor krusial adalah penyebaran tiket yang tidak sesuai regulasi. Tiket yang seharusnya hanya untuk The Jakmania justru jatuh ke tangan suporter Persib, Bobotoh, dan Viking.

Kepala Bagian Operasional Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Agus Rohmat, menyebutkan distribusi tiket pada sektor Barat dijual secara bebas.

Baca Juga: Banyak Sarana Rusak, Pengelola Stadion Patriot Candrabaga Minta Tanggung Jawab Panpel

Ini yang diduga membuat banyaknya ditemukan dan adanya korban dari pendukung Persib Bandung.

“Jadi, tiket Jakmania yang didistribusikan melalui korwil berada di sektor timur, selatan, dan utara. Sementara tiket online berada di sektor barat, sekitar 6.000 lembar,” ungkap Agus, Selasa, 18 Februari 2025.

Adanya pendukung dari lawan memantik keributan antar supporter di area Stadion Patriot Chandrabhaga. Padahal, pihaknya sudah melakukan skrining pendukung Persib Bandung yang datang ke area Stadion Patriot Chandrabhaga di sektor Barat.

“KTP dari daerah Jawa Barat seperti Tasik dan Garut pasti tidak boleh masuk. Tapi kami kesulitan dengan mereka yang tinggal di Bekasi Kota dan Bekasi Kabupaten, karena pendukung Persija dan Persib bercampur di wilayah ini,” jelas Agus.

Baca Juga: PT LIB Minta Suporter Anarkis Ditindak Polisi

Agus juga sudah memperingatkan dan berkoordinasi dengan pendukung Persib Bandung agar tidak datang ke stadion. Namun, kenyatannya masih banyak ditemukan supporter Persib Bandung yang memaksa.

“Kami sudah sampaikan bahwa dalam regulasi LIB, suporter tim tamu dilarang hadir di stadion,” tegas Agus.

Akan tetapi, peringatan yang diberikan oleh kepolisian tidak digubris oleh pendukung Persib Bandung yang tetap memaksa masuk ke stadion.

Selain itu, longgarnya pengawasan dan lemahnya penegakan aturan kembali berujung pada bentrokan, menambah daftar panjang rivalitas suporter yang berujung ricuh.***