BEKASI.POJOKSATU.ID - Ribuan jemaah memadati Jalan RA Kartini untuk mengiringi momen terakhir Habib Ali bin Sholeh bin Abdullah Alatas, ulama kharismatik yang wafat pada Rabu, 2 April 2025.

Sejak Kamis pagi, masyarakat telah berkumpul di Masjid Al Akhyar, tempat jenazah beliau dishalatkan dengan dipimpin oleh Habib Hud bin Muhammad Baghir Alatas. Setelah prosesi shalat jenazah, almarhum dikebumikan di pemakaman masjid tersebut.

Kepergian Habib Ali meninggalkan duka mendalam bagi para jemaah. Sejak muda, beliau dikenal sebagai sosok yang gigih dalam berdakwah melalui Majelis Taklim Arridhwan.

Baca Juga: Jejak Dakwah Habib Ali bin Sholeh Alatas di Bekasi, Dakwah bil Hal untuk Teladan Jemaah

Bagi generasi 70-80-an di Bekasi, lantunan Maulid Diba’i dengan langgam Hadrami yang beliau bawakan selalu dikenang.

Sebagai ulama yang tumbuh di Bekasi, Habib Ali menimba ilmu dari berbagai guru, termasuk KH. Muhammad Ali, salah satu pendiri Masjid Jami’ Al Akhyar. Selain itu, beliau juga berguru kepada ulama besar seperti Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf (Kwitang, Jakarta), Habib Ali bin Abdurrahman Alhabsyi (Kwitang, Jakarta), KH. Abdullah Syafi’i (Betawi).

Selain keilmuannya, Habib Ali dikenal luas karena keindahan lantunan shalawatnya. Suaranya yang khas dalam Maulid Diba’ tidak hanya menginspirasi di Nusantara, tetapi juga hingga ke mancanegara.

Baca Juga: Awal Mula Habib Hasan bin Jafar Assegaf Merintis Majelis Nurul Musthofa

Lantunan doa dan tahlil mengiringi kepergian beliau, menjadi bukti kecintaan mendalam dari para murid, sahabat, dan masyarakat yang selama ini mendapatkan bimbingan dan keberkahan darinya.***