BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana membangun Monumen Sasak Kapuk sebagai bentuk penghormatan terhadap pertempuran bersejarah yang terjadi di kawasan tersebut pada tahun 1945.
Monumen yang berlokasi di Jalan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, ini ditargetkan mulai dibangun pada tahun 2026.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa pembangunan monumen tersebut juga untuk mengenang peran ulama sekaligus pahlawan nasional KH Noer Ali yang memimpin perlawanan rakyat Bekasi melawan penjajah.
Baca Juga: Dinkes Kota Bekasi Catat 7.088 Perokok Aktif, Didominasi Usia di Atas 40 Tahun
“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, perjuangan beliau lebih dikenang, mulai dari lahirnya semangat perlawanan, perjuangan, hingga akhir hayatnya,” ujar Tri, Senin, 18 Agustus 2025.
Ia menjelaskan, pihaknya sudah mengajukan usulan pembangunan monumen melalui APBD Perubahan tahun ini.
“Tahun ini baru tahap desain. Mudah-mudahan segera terealisasi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim, menyebut bahwa dirinya telah menyuarakan pentingnya pembangunan monumen ini sejak empat tahun lalu.
“Sejarah harus ditulis, diingat, dan diwariskan kepada generasi bangsa. Monumen Sasak Kapuk bukan sekadar bangunan, tetapi catatan sejarah perjuangan masyarakat Kota Bekasi,” tegas Arif.***




