BEKASI.POJOKSATU.ID - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi mencatat sebanyak 235 kasus penyelamatan sepanjang tahun 2025. Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan, Mulyadi Hadisaputra, menyebutkan bahwa sebagian besar kasus meliputi evakuasi sarang tawon, ular, hingga berbagai kondisi darurat lainnya.
“Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin mengandalkan Damkar, bukan hanya dalam penanganan kebakaran, tetapi juga situasi darurat lainnya,” ujar Mulyadi, Selasa 9 September 2025.
Untuk meningkatkan kualitas layanan, Damkar Kabupaten Bekasi rutin mengadakan pelatihan teknis, seperti penanganan ular berbisa, penyelamatan korban kecelakaan dan orang tenggelam, keterampilan berenang, hingga rappelling. Selain itu, petugas juga dikirim mengikuti pendidikan khusus di Diklat Ciracas, Jakarta Timur.
Baca Juga: PJU dan Normalisasi Kali Jadi Usulan Warga Desa Cikarageman
Mulyadi menekankan pentingnya kerja sama masyarakat dalam setiap penyelamatan, mulai dari memberikan informasi detail terkait lokasi dan kondisi, hingga memastikan akses jalan terbuka bagi armada Damkar.
Ia juga mengingatkan warga agar tidak panik dan tidak melakukan tindakan berisiko sebelum tim tiba di lokasi.
Dengan kesiapsiagaan 24 jam dan dukungan peralatan yang terus diperbarui, Damkar Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya untuk selalu profesional dalam menghadapi berbagai situasi darurat, baik kebakaran, evakuasi hewan, maupun penyelamatan di medan ekstrem.***




