BEKASI.POJOKSATU.id – menyalurkan bantuan ratusan paket sembako kepada pengemudi Ojek Online (Ojol) yang terdampak aksi demonstrasi di wilayah Bekasi dan sekitarnya. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian atas turunnya penghasilan para pengemudi akibat kericuhan yang sempat terjadi.

Kericuhan pertama terjadi pada Sabtu, 30 Agustus 2025, di Jalan Raya Jatiwaringin ketika sekelompok massa berusaha merusak Polsek Pondok Gede. Sementara itu, pada Minggu 31 Agustus hingga Senin 1 September 2025, massa kembali membuat kekacauan di Jalan Raya Pangeran Jayakarta dengan upaya menyerang Polres Metro Bekasi Kota.

Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Bayu Pratama Gabunagi, menjelaskan bahwa aksi demonstrasi di Jakarta dan Bekasi berimbas pada penurunan aktivitas masyarakat sehingga berdampak langsung terhadap pendapatan para pengemudi Ojol.

Baca Juga: Pemkot dan DPRD Sepakati Evaluasi Tunjangan DPRD Kota Bekasi

"Dua minggu belakangan ini banyak gonjang-ganjing di berita maupun media sosial yang turut menyebabkan penurunan mobilitas masyarakat. Hal ini juga berpengaruh kepada para pengemudi Ojek Online," ungkap Bayu, Rabu 10 September 2025.

Sebagai bentuk empati, Polres Metro Bekasi Kota menyalurkan 210 paket sembako kepada para pengemudi.

"Setidaknya 210 pengemudi Ojek Online hadir di Polres Metro Bekasi Kota untuk menerima paket bantuan ini," tambahnya.***