BEKASI.POJOKSATU.id – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memberikan apresiasi atas kontribusi Unisma Bekasi atau Universitas Islam 45 yang selama ini telah mengharumkan nama Kota Bekasi di tingkat nasional hingga internasional. Saat ini, pengelolaan kampus tersebut secara resmi telah beralih ke Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Dalam acara peresmian yang turut dihadiri Ketua PP Muhammadiyah, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi, Tri menyampaikan optimisme terhadap masa depan Unisma Bekasi di bawah pengelolaan Muhammadiyah.
“Dengan dikelola Muhammadiyah, saya berharap Unisma Bekasi bisa semakin melaju ke taraf internasional, menjaga rekam jejaknya yang sudah dikenal, sekaligus membawa nama Kota Bekasi lebih tinggi lagi,” ungkap Tri, Selasa, 16 September 2025.
Baca Juga: Dinkes Bekasi: 64 Persen Kasus Baru HIV Menyerang Usia Produktif
Ia juga mengingatkan bahwa semangat kolaborasi ini sudah terbangun sejak 2022 saat dirinya masih menjabat sebagai Plt Wali Kota Bekasi, terutama dalam mendukung pendirian Rumah Sakit Muhammadiyah.
Di sisi lain, Pemkot Bekasi terus melakukan penataan kawasan, seperti membersihkan warung liar di tepi Kali Bekasi, menunggu rampungnya pembangunan jembatan Becakayu yang menghubungkan Bekasi Barat dan Kabupaten Bekasi, serta membangun polder untuk mengantisipasi banjir.
“Pemkot ingin memastikan proses belajar mengajar dan investasi di Kota Bekasi benar-benar memberikan manfaat. Kami ingin pendidikan di Bekasi terus maju dan tercatat di skala internasional,” ujarnya.
Baca Juga: Muhammadiyah Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Kampus Universitas Muhammadiyah Indonesia Bekasi
Tri juga menyinggung kontribusi Kota Bekasi dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi. Ia berharap dukungan perguruan tinggi seperti Unisma Bekasi dapat turut menghadirkan sarana olahraga baru. “Kami ingin membangun fasilitas panjat tebing di Unisma, agar semakin banyak atlet lahir dari Kota Bekasi,” jelasnya.
Menurut Tri, kehadiran perguruan tinggi unggul berperan besar dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Harapan kami, IPM Kota Bekasi bisa naik hingga menempati posisi kedua di Jawa Barat. Dengan dukungan dunia pendidikan, hal itu sangat mungkin dicapai,” pungkasnya.***




